Layanan Satu Atap Haji 2026 Diperkuat, Stakeholder di Embarkasi Surabaya Siap
- 13 Apr 2026 14:22 WIB
- Surabaya
Poin Utama
- Layanan Satu Atap Haji 2026 Diperkuat, Stakeholder di Embarkasi Surabaya Siap
- Kepala Kantor Wilayah Kementerian Haji dan Umrah Jawa Timur, Mohammad As’adul Anam, Senin, 13 April 2026, menyampaikan layanan satu atap bertujuan mempersingkat waktu tunggu jemaah di titik keberangkatan
RRI.CO.ID, Surabaya - Persiapan penyelenggaraan ibadah haji 2026 terus dimatangkan melalui penguatan sistem layanan satu atap bagi jemaah calon haji (JCH). Skema ini dirancang untuk mempercepat proses pelayanan sejak di embarkasi hingga tiba di Arab Saudi.
Kepala Kantor Wilayah Kementerian Haji dan Umrah Jawa Timur, Mohammad As’adul Anam, usai rapat Kordinasi di Asrama Haji Surabaya, Senin, 13 April 2026, menyampaikan bahwa layanan satu atap bertujuan mempersingkat waktu tunggu jemaah di titik keberangkatan. Dengan sistem tersebut, seluruh proses administrasi dan pelayanan dilakukan secara terintegrasi.
“Layanan satu atap ini untuk mempercepat proses sehingga jemaah tidak terlalu lama di penerimaan awal,” ujarnya.
Selain itu, rapat koordinasi juga memastikan kesiapan seluruh pemangku kepentingan yang terlibat dalam penyelenggaraan haji. Mulai dari pihak bandara, Angkasa Pura, Bea Cukai, Imigrasi, hingga instansi kesehatan dan lembaga terkait lainnya.
“Hasilnya, seluruh stakeholder menyatakan siap mendukung pelaksanaan haji tahun ini,” katanya.
Penyelenggara juga mengacu pada evaluasi pelaksanaan haji tahun sebelumnya. Sejumlah masukan akan ditindaklanjuti untuk peningkatan layanan, baik dalam jangka pendek, menengah, maupun panjang.
Salah satu pengembangan yang direncanakan adalah penggunaan dashboard pemantauan berbasis digital. "Sistem ini akan menampilkan data secara real-time, seperti pergerakan jemaah dan jadwal penerbangan, sehingga memudahkan koordinasi antarinstansi." katanya.
Sementara itu, untuk Embarkasi Surabaya, layanan fast track dipastikan tetap digunakan. Koordinasi dengan pemerintah Arab Saudi telah dilakukan, termasuk pembahasan teknis dengan berbagai instansi di tingkat pusat.
Kesiapan fasilitas di Bandara Juanda juga terus dipercepat. Hingga saat ini, progres penyiapan layanan fast track dilaporkan telah mencapai lebih dari 70 persen dan ditargetkan rampung sepenuhnya pada pertengahan April 2026.
Dengan berbagai kesiapan tersebut, diharapkan proses keberangkatan jemaah haji dapat berjalan lebih cepat, tertib, dan nyaman, mulai dari tahap administrasi hingga keberangkatan menuju Tanah Suci.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....