Warga Jombang Gagalkan Dugaan Penculikan Pria Asal Sidoarjo

  • 03 Feb 2026 22:09 WIB
  •  Surabaya

‎RRI.CO.ID, Sidoarjo – Seorang pria asal Kabupaten Sidoarjo menjadi korban penganiayaan dan dugaan penculikan oleh tiga orang tak dikenal saat berada di dalam mobil. Korban beruntung berhasil diselamatkan warga di wilayah Kabupaten Jombang, Jawa Timur, setelah terdengar berteriak minta tolong.

‎Korban diketahui bernama Daniriansyah, warga Dusun Mlaten, Desa Sidokepung, Kecamatan Buduran, Sidoarjo. Aksi penganiayaan itu terjadi saat mobil yang ditumpangi korban melintas di kawasan Pasar Tapen, Kecamatan Kudu, Jombang, sekitar pukul 04.00 WIB. Warga yang mendengar teriakan mencurigakan dari dalam mobil putih tersebut langsung menghadangnya.

‎“Saat dihentikan ternyata benar ada korban penganiayaan di dalam mobil. Warga kemudian menolong korban, sementara para pelaku melarikan diri,” kata Kapolsek Tarik AKP Heri Setyawan, Selasa 3 Februari 2026.

‎Setelah diselamatkan, korban diantar warga ke Polsek Kudu untuk membuat laporan awal, sebelum akhirnya dibawa ke Puskesmas Kudu guna mendapatkan perawatan medis akibat luka yang dialaminya.

‎Berdasarkan keterangan korban kepada polisi, sebelum kejadian ia dijemput tiga orang tak dikenal dari rumah kosnya di wilayah Kecamatan Tarik, Sidoarjo, menggunakan mobil berwarna putih. Namun selama perjalanan, korban justru mengalami pemukulan dan penganiayaan.

‎Karena lokasi awal kejadian berada di wilayah hukum Polsek Tarik, korban bersama keluarganya kemudian diarahkan untuk membuat laporan resmi di Polsek Tarik. Laporan tersebut kini ditangani Unit Reskrim setempat.

‎“Setelah dilakukan pendalaman, lokasi kejadian penganiayaan berada di Desa Kramat temanggung, wilayah hukum Polsek Tarik,” jelas AKP Heri.

‎Dari hasil penyelidikan sementara, motif penganiayaan diduga dipicu persoalan utang piutang. Istri korban disebut memiliki utang kepada terduga pelaku yang belum diselesaikan dalam jangka waktu lama.

‎“Karena utang belum dibayar, terduga pelaku mendatangi korban ke rumah kos, lalu menjemput dan melakukan penganiayaan,” tambahnya.

‎Saat ini korban masih menjalani perawatan di Jombang. Sementara itu, polisi terus melakukan pengejaran terhadap para pelaku yang identitasnya telah dikantongi.

Rekomendasi Berita