Merawat Ikan Channa untuk Pemula, Hobi yang Butuh Kesabaran dan Ketelatenan
- 06 Mei 2026 13:45 WIB
- Surabaya
RRI.CO.ID, Surabaya - Tren memelihara ikan hias terus berkembang di Indonesia, dan salah satu jenis yang semakin digemari adalah ikan channa. Ikan predator air tawar ini dikenal memiliki warna yang eksotis serta karakter agresif yang justru menjadi daya tarik tersendiri bagi para penghobi. Namun, di balik keindahannya, merawat ikan channa tidak bisa dilakukan sembarangan, terutama bagi pemula.
Bagi sebagian orang, memelihara ikan channa mungkin terlihat mudah. Padahal, ada beberapa hal penting yang perlu diperhatikan agar ikan tetap sehat dan tumbuh optimal. Mulai dari pemilihan akuarium, kualitas air, hingga pola pemberian pakan, semuanya memiliki peran penting dalam proses perawatan.
Salah satu hal dasar yang perlu dipahami adalah ukuran dan jenis akuarium. Ikan channa membutuhkan ruang gerak yang cukup karena sifatnya yang aktif. Akuarium dengan ukuran minimal 60 cm biasanya direkomendasikan untuk satu ekor channa ukuran kecil hingga sedang. Selain itu, penggunaan penutup akuarium juga sangat penting, karena ikan ini dikenal pandai melompat.
Kualitas air menjadi faktor berikutnya yang tidak kalah penting. Air harus dijaga tetap bersih dengan sistem filtrasi yang baik. Penggantian air secara rutin, sekitar 20–30 persen setiap minggu, dapat membantu menjaga kondisi lingkungan tetap stabil. Suhu air ideal untuk channa umumnya berada di kisaran 24–28 derajat Celsius.
Dalam hal pakan, ikan channa tergolong karnivora. Untuk pemula, pakan seperti pelet khusus predator bisa menjadi pilihan praktis. Namun, sesekali bisa diberikan pakan alami seperti cacing, udang kecil, atau ikan-ikan kecil untuk menunjang pertumbuhan dan warna tubuhnya. Meski begitu, pemberian pakan harus tetap terkontrol agar tidak menyebabkan air cepat kotor.
Selain aspek teknis, pemahaman terhadap karakter ikan juga penting. Channa dikenal sebagai ikan teritorial, sehingga tidak disarankan untuk mencampurnya dengan ikan lain dalam satu akuarium, terutama bagi pemula yang belum berpengalaman.
Seorang penjual ikan hias di kawasan Pasar Ikan Hias Gunung Sari, Harianto, membagikan pengalamannya dalam merawat ikan channa. Menurutnya, kunci utama dalam memelihara ikan ini adalah konsistensi.
“Banyak pemula yang gagal karena kurang sabar. Padahal channa itu butuh waktu untuk adaptasi. Jangan terlalu sering mengganti air secara drastis, dan jangan juga memberi pakan berlebihan,” ujarnya saat ditemui di lapaknya, Selasa, 5 Mei 2026
Ia juga menambahkan bahwa pemula sebaiknya memilih jenis channa yang lebih mudah dirawat, seperti channa maru atau channa limbata, sebelum mencoba jenis yang lebih sensitif.
Seiring meningkatnya minat masyarakat terhadap ikan hias, channa kini tidak hanya menjadi hobi, tetapi juga peluang usaha. Harga beberapa jenis bahkan bisa mencapai jutaan rupiah, tergantung pada warna dan keunikannya.
Meski demikian, bagi para pemula, fokus utama tetap pada proses belajar dan menikmati hobi tersebut. Dengan perawatan yang tepat dan penuh perhatian, ikan channa tidak hanya tumbuh sehat, tetapi juga mampu memperlihatkan keindahan alaminya secara maksimal.
Pada akhirnya, memelihara ikan channa bukan sekadar soal tren, tetapi juga tentang membangun kedekatan dengan makhluk hidup dan belajar bertanggung jawab. Dari akuarium kecil di rumah, hobi ini bisa menjadi pengalaman yang menenangkan sekaligus memuaskan.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....