Bermain bersama Kucing, Cara Sederhana Orang Dewasa Jaga Kesehatan Mental

  • 09 Apr 2026 17:24 WIB
  •  Surabaya

RRI.CO.ID, Surabaya - Di tengah tekanan pekerjaan dan rutinitas harian, banyak orang dewasa mulai mencari cara sederhana untuk menjaga keseimbangan emosi. Salah satu aktivitas yang kini semakin disadari manfaatnya adalah bermain dengan kucing. Interaksi ringan seperti mengelus, mengajak bermain, atau sekadar duduk bersama kucing ternyata memberikan dampak positif bagi kesehatan mental dan fisik.

Sejumlah penelitian menunjukkan bahwa interaksi dengan hewan peliharaan, termasuk kucing, dapat menurunkan tingkat stres secara signifikan. Studi dari Washington State University pada 2019 yang diterbitkan pada sciencedaily.com menemukan bahwa hanya dengan 10 menit berinteraksi dengan hewan seperti kucing, terjadi penurunan hormon kortisol yang merupakan indikator utama stres. Peneliti menyebut, “10 menit saja sudah memberikan dampak signifikan” terhadap kondisi fisiologis seseorang.

Tak hanya menurunkan stres, bermain dengan kucing juga membantu meningkatkan suasana hati. Aktivitas ini memicu pelepasan hormon bahagia seperti serotonin dan dopamin, yang membuat seseorang merasa lebih rileks dan nyaman. Bahkan, laporan ilmiah lain menyebut banyak individu menganggap hewan peliharaan sebagai sumber dukungan emosional yang lebih mudah diakses dibandingkan interaksi sosial manusia.

Selain manfaat psikologis, interaksi dengan kucing juga memperkuat hubungan emosional antara manusia dan hewan. Penelitian dalam jurnal Scientific Reports tahun 2023 berjudul "Fetching felines: a survey of cat owners on the diversity of cat (Felis catus) fetching behaviour" juga menunjukkan bahwa perilaku bermain pada kucing tidak hanya penting untuk kesejahteraan hewan, tetapi juga berperan dalam membangun ikatan sosial yang lebih erat dengan pemiliknya. Aktivitas bermain menjadi sarana komunikasi dan kedekatan antarspesies.

Penelitian lain pada 2022 dalam Journal of Veterinary Behavior juga menemukan bahwa bermain dalam hubungan manusia-kucing (human-cat dyads) memiliki manfaat sosial, termasuk meningkatkan rasa keterhubungan dan interaksi positif. Hal ini menunjukkan bahwa bermain dengan kucing bukan hanya menyenangkan, tetapi juga memperkaya kualitas hubungan emosional sehari-hari.

Lebih jauh, studi terbaru tahun 2025 dalam jurnal Humanities and Social Sciences Communications mengungkap bahwa keterikatan dengan kucing berhubungan dengan peningkatan kemampuan regulasi emosi dan empati pada orang dewasa muda. Artinya, orang yang dekat dengan kucing cenderung memiliki dukungan sosial yang lebih baik dan kemampuan mengelola emosi yang lebih stabil.

Para ahli juga menekankan pentingnya bermain secara rutin dengan kucing, tidak hanya untuk manusia tetapi juga untuk kesejahteraan hewan itu sendiri. Studi tahun 2023 menyebut bahwa aktivitas bermain merupakan indikator penting kualitas hidup kucing, sekaligus memperkuat hubungan dengan pemiliknya. Dengan kata lain, manfaatnya bersifat dua arah—baik bagi manusia maupun hewan peliharaan.

Meski demikian, para pakar menyarankan agar interaksi dilakukan secara konsisten namun tidak berlebihan. Bermain beberapa menit setiap hari sudah cukup untuk memberikan manfaat. Aktivitas sederhana seperti menggunakan mainan, mengelus, atau mengajak kucing berinteraksi aktif bisa menjadi cara efektif untuk melepas penat setelah bekerja.

Bermain dengan kucing bukan sekadar hiburan, tetapi juga bentuk terapi alami yang mudah dilakukan di rumah. Di tengah gaya hidup modern yang penuh tekanan, kehadiran kucing dan interaksi hangat dengannya bisa menjadi penyeimbang emosional yang sederhana namun bermakna.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....