Empat Musim Pertiwi wakili Indonesia ke Oscar 2027

  • 16 Sep 2026 18:00 WIB
  •  Surabaya

RRI.CO.ID, Surabaya - Indonesia telah memilih film karya Kamila Andini, “Four Seasons in Java” (“Empat Musim Pertiwi”), sebagai perwakilan negara untuk kategori film fitur internasional di ajang Academy Awards ke-99. Film ini menggelar world premiere di Toronto International Film Festival (TIFF) 2026 dan resmi dipilih untuk mewakili Indonesia di ajang Academy Awards (Oscar) 2027.

Ditulis dan disutradarai oleh Andini serta diproduseri oleh Ifa Isfansyah untuk Forka Films, film ini dibintangi oleh Putri Marino, Arya Saloka, Christine Hakim, dan Hana Malasan. Kisahnya berpusat pada Pertiwi (Marino), seorang mantan narapidana yang kembali ke kampung halaman yang menolaknya. Situasi ini memaksanya untuk menghadapi masa lalu pribadi yang menyakitkan di tengah kebisuan, kekerasan, dan perpecahan sosial yang terus berlangsung.

Dilansir dari Variety, unsur-unsur misteri, realisme magis, dan fiksi ilmiah mewarnai drama psikologis ini saat film tersebut menelusuri tema trauma, ingatan, serta upaya untuk menemukan kembali makna rumah dan jati diri. Andini mengatakan, “‘Four Seasons in Java’ adalah kisah tentang kepulangan, bukan hanya kembali ke suatu tempat, melainkan kembali kepada bagian dari diri kita yang sempat terpaksa kita tinggalkan. Film ini sangat berakar pada konteks Indonesia, namun pertanyaan-pertanyaan yang diangkatnya mengenai trauma, ingatan, kekerasan, dan pemulihan bersifat universal. Saya merasa sangat terhormat bahwa film ini akan mewakili Indonesia di ajang Academy Awards.”

Beberapa hal unik melingkupi film ini antara lain ide cerita bermula saat Kamila Andini berlibur bersama keluarga ke Bromo, Jawa Timur. Ia melihat tempat tersebut memiliki tekstur visual seperti empat musim. Aktris Tunarungu Hanna Aretha (pemeran Raras) melakukan debut layar lebarnya dan turut "menciptakan" bahasa isyarat baru khusus dalam film ini.

Pemilihan ini memperpanjang rekam jejak Andini sebagai salah satu sosok paling konsisten dalam sinema Indonesia di kancah festival internasional. Film fiturnya tahun 2021, “Yuni”, tayang perdana di Toronto Film Festival dan memenangkan Platform Prize, serta menjadi perwakilan Indonesia untuk Oscar pada tahun tersebut.

Filmnya yang lain, “Before, Now & Then” (Nana), berkompetisi di Berlin International Film Festival, di mana Laura Basuki memenangkan penghargaan Silver Bear untuk penampilan pendukung terbaik. “Four Seasons in Java” telah tayang perdana secara global dalam program Centrepiece di Toronto Film Festival yang sedang berlangsung saat ini, dan dijadwalkan untuk diputar di Busan International Film Festival bulan depan.

Film ini juga telah meraih nominasi sinematografi terbaik di ajang Asia Pacific Screen Awards 2026. Isfansyah mengatakan, “Kami sangat bangga bahwa ‘Four Seasons in Java’ akan mewakili Indonesia di ajang Academy Awards. Kamila telah menciptakan sebuah film yang sangat kental dengan nuansa dan perspektif Indonesia, namun pada saat yang sama menyentuh pengalaman universal mengenai trauma, ketangguhan, dan pencarian akan rasa memiliki. Kami berterima kasih kepada mitra internasional kami serta semua pihak yang telah mendukung perjalanan film ini.”

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....