Thomas Lesmono Hadirkan “Bisa Bisanya” : Kisah ketika Waktu Tak Pernah Sinkron
- 06 Sep 2026 15:40 WIB
- Surabaya
RRI.CO.ID, Surabaya - Musisi solo asal Surabaya, Thomas Lesmono, kembali menyapa pendengar lewat single terbarunya, “Bisa Bisanya”, yang resmi dirilis pada 4 September 2026 di seluruh platform musik digital. Lagu ini menjadi karya ke-14 Thomas sekaligus menandai kelanjutan perjalanan kreatifnya dalam menghadirkan musik pop yang personal dan dekat dengan pengalaman sehari-hari.
Di kutip dari pernyataan resminya, single “Bisa Bisanya” mengangkat cerita tentang seseorang yang akhirnya memberanikan diri mengungkapkan perasaan, tetapi justru harus menghadapi kenyataan bahwa orang yang disukainya perlahan menghilang. Berangkat dari pengalaman nyata Thomas, lagu ini menggambarkan rasa sakit yang tidak hanya muncul karena kehilangan, tetapi juga karena kenangan indah yang pernah terbentuk seolah tidak lagi memiliki arti.
Menurut Thomas, terkadang seseorang merasa telah menemukan waktu yang tepat untuk menyampaikan perasaan, tetapi belum tentu orang lain berada dalam waktu yang sama. Perbedaan momentum tersebut kemudian menjadi inti cerita dalam “Bisa Bisanya”, yang menggambarkan pengalaman ketika keberanian untuk jujur justru berujung pada situasi yang tidak diharapkan.
Secara musikal, Thomas menghadirkan pendekatan pop dengan sentuhan pop Asia dan Indonesia. “Bisa Bisanya” dibangun dengan nuansa yang chill dan sedikit upbeat, menciptakan kontras dengan liriknya yang sarat penyesalan. Melalui pendekatan tersebut, Thomas tidak ingin membawa pendengar terlalu larut dalam kesedihan, melainkan mengajak mereka ikut menertawakan “kebodohan” diri sendiri ketika sedang jatuh cinta, sembari menyampaikan keinginan sederhana untuk tetap bisa menjadi teman.
Dalam proses produksinya, Thomas kembali menggandeng sejumlah musisi yang telah bekerja sama dengannya. Albert Nathanael dipercaya sebagai produser, sementara Daffi Arshad mengisi bagian aransemen gitar dan Alvin Wardiman menangani proses mixing. Bersamaan dengan perilisan audio, Thomas juga menghadirkan video lirik dan cover art dengan konsep “Man in the Box”, yang menggambarkan seseorang yang mengalami ghosting dan seolah hanya dapat merasa “berwarna” di dalam ruang kehidupannya sendiri.
Sebagai single ke-14, “Bisa Bisanya” juga menjadi bagian dari perjalanan Thomas menuju album penuh yang direncanakan hadir pada awal 2028. Untuk mendukung rangkaian promosi, ia dijadwalkan menggelar showcase di Surabaya pada Oktober mendatang serta beberapa mini promo di sejumlah kota yang masih dalam tahap pembahasan. Kehadiran single ini sekaligus menjadi langkah lanjutan menuju proyek album yang tengah dipersiapkannya.
Thomas Lesmono merupakan penyanyi, penulis lagu, sekaligus produser musik berusia 25 tahun asal Surabaya yang kini berdomisili di Jakarta. Memulai perjalanan musik sejak usia empat tahun dan mulai menulis lagu sendiri sejak bangku SMP, Thomas dikenal melalui karakter musik yang berani namun tetap lembut dan personal. Selain “Bisa Bisanya”, ia telah merilis sejumlah karya seperti “Perahu” yang telah meraih lebih dari 47.000 streams dan “Ternyata oh Ternyata” dengan lebih dari 40.000 streams. Thomas juga pernah tampil di Jazz Traffic Festival 2024, Akademi Kreasi Indonesia Bali 2024, dan Waves Festival 2021, serta memiliki lebih dari 14.000 pendengar bulanan di Spotify.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....