Pandangan Brad Pitt Tentang AI dalam FIlm sebagai Solusi Efisiensi

  • 12 Agt 2026 07:45 WIB
  •  Surabaya

RRI.CO.ID, Surabaya - Brad Pitt bersikap terbuka terhadap penggunaan AI dalam fil, ia berpendapat bahwa teknologi ini justru bisa membantu mewujudkan lebih banyak proyek film dengan anggaran menengah. Aktor peraih Oscar ini dimintai pendapatnya mengenai topik tersebut, khususnya terkait pembuatan efek visual yang biasanya memakan biaya sangat besar.

Pitt memiliki pandangan yang moderat terhadap AI, di mana ia mendukung AI sebagai alat bantu produksi visual untuk menghemat anggaran film menengah, namun dengan tegas menolak AI digunakan untuk menggantikan peran fisik dan ekspresi emosional aktor. "Ada banyak penolakan terhadap AI, padahal AI justru bisa menjadi faktor yang, jika digunakan sebagai alat, membantu produksi film-film beranggaran menengah, yakni film dengan anggaran antara 40 hingga 90 juta dolar," ujar Pitt seperti dikutip dari Variety.

Namun, ia memiliki pandangan yang lebih kompleks mengenai penggunaan AI untuk menggantikan aktor. Saat ditanya apakah menurutnya AI bisa meniru salah satu penampilannya, Pitt mengatakan hal itu bergantung pada siapa yang membuatnya, Siapa yang berada di baliknya, siapa yang menuturkan kisahnya intinya siapa yang mengarahkan film tersebut.

Pitt menambahkan bahwa penggunaan AI dalam film akan menjadi eksperimen yang sangat menarik. Ia juga membahas praktik kontroversial pemindaian tubuh (body scanning), yang sering dilakukan untuk membantu adegan laga berbahaya (stunt, adegan pertempuran, atau teknik peremajaan wajah). Meskipun hal ini telah memicu kekhawatiran terkait lisensi dan bagaimana hasil pemindaian tersebut akan digunakan di masa depan.

Pitt membenarkan bahwa hasil dari AI ternyata sangat bagus menurut pengalamannya namun menurutnya tetap ada bagian yang terasa kurang nyata dari aslinya. Mengingat maraknya hibridisasi aktor manusia dan karakter AI di Hollywood, Pitt menganggap fenomena ini sebagai eksperimen kreatif yang menarik, bukan sesuatu yang harus otomatis ditolak mentah-mentah.

Film Pitt berikutnya adalah "Heart of the Beast," yang berkisah tentang seorang prajurit pasukan khusus yang selamat dari kecelakaan pesawat bersama anjingnya. Setelah itu, ia akan kembali memerankan karakter Cliff Booth, peran yang mengantarkannya meraih Oscar, dalam kelanjutan film karya Quentin Tarantino, "Once Upon a Time in Hollywood," yang kali ini disutradarai oleh David Fincher.

Bertajuk "The Adventures of Cliff Booth," film ini digambarkan bukan sebagai sekuel murni, melainkan lebih menyerupai "tayangan televisi episodik yang menampilkan karakter-karakter yang bisa diikuti petualangannya dari satu cerita ke cerita lain, namun setiap episodenya tetap bisa berdiri sendiri."

Pitt menuturkan bahwa setelah Tarantino, yang menulis naskah untuk "The Adventures of Cliff Booth", memutuskan untuk tidak menjadikan film ini sebagai karya kesepuluh sekaligus terakhirnya, Pitt bertanya apakah ia boleh memperlihatkan naskah tersebut kepada Fincher, sutradara film "Fight Club", film ikonik yang juga dibintanginya bersama Edward Norton, dan Tarantino pun menyetujuinya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....