Festival Gerak dan Lagu Jingle Idola Anak: Wadah Kreatifitas dan Kesenian Anak

  • 09 Agt 2026 17:59 WIB
  •  Surabaya

RRI.CO.ID, Surabaya - Komisi Nasional Perlindungan Anak (Komnas PA) Surabaya menggelar edukasi parenting yang tergabung dalam acara Festival Gerak dan Lagu Jingle Idola Anak yang digelar oleh RRI Surabaya bersama CV. Studio Perak di Ruang Arjuna RRI Surabaya Minggu 9 Agustus 2026.

Sebelumnya pada acara tersebut merupakan ajang perlombaan menyanyi dan menari yang digelar sebagai rangkaian acara dalam memperingati Hari Anak Nasional 2026. Namun tidak hanya perlombaan saja yang menjadi fokus acara, tetapi aspek edukasi parenting bagi orang tua juga menjadi poin utama pada acara tersebut.

Pengurus Komnas PA Surabaya yang juga seorang Hipnoterapis Anak, Rini Prijani S.Kom saat diwawancara RRI usai acara mengatakan ditengah gempuran teknologi dan media sosial saat ini, peran orang tua sangat penting untuk memberikan contoh kongkrit agar aktivitas anak dapat bernilai positif.

“Sosial media saat ini memang tidak bisa kita musuhi, kita harus berjalan berdampingan dengan perkembangan jaman. Hanya saja perlu kita perhatikan bagaimana anak dapat membedakan mana yang baik dan mana yang buruk, tentunya peran penting orang tua yang mampu menyaring konsumsi media pada anak,” ujar Rini.

Tidak hanya peran orang tua, dirinya juga mendorong para guru untuk menerapkan hal serupa. Menurutnya, dengan adanya ajang seperti ini mampu meningkatkan kreatifitas dan kepercayaan diri seorang anak sehingga dampak negatif dari sosial media dapat diminimalisir.

“Memang peran dominan pasti orang tua, tapi kita jangan lupa ada guru yang juga tidak kalah penting perannya. Disini kami tentu mendorong para guru juga untuk memberikan intensitas pola pendidikan yang ramah, namun juga mampu menekan dampak negatif dari sosial media,” ucapnya.

Sementara Ketua Panitia Festival Gerak dan Lagu Jingle Idola Anak, Haris Wibowo menjelaskan bahwa acara tersebut merupakan wadah kreasi khususnya bagi anak usia taman kanak-kanak untuk berani menampilkan bakat nya di depan umum agar kesenian kreasi anak tidak hilang oleh jaman.

“Jadi kegiatan ini sebenarnya untuk memperingati Hari Anak Nasional, dan juga memasuki bulan kelahiran Republik Indonesia ke 81, akhirnya kami menggelar acara ini sebagai wadah bagi anak-anak untuk bebas berkreasi dan melatih anak agar berani tampil di muka umum. Apalagi acara semacam ini juga sudah jarang terselenggara,” ungkapnya.

Acara tersebut diikuti sebanyak 26 kelompok, yang dimana perkelompok berisikan lima samapai sepuluh peserta. Tidak hanya dari Surabaya saja, peserta yang ikut memeriahkan acara tersebut juga terdapat dari beberapa kota dan kabupaten di Jawa Timur

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....