Film Foufo Awali Penayangan Perdana Nasional dari Surabaya
- 27 Jun 2026 14:55 WIB
- Surabaya
RRI.CO.ID, Surabaya - Film komedi fiksi ilmiah Foufo memilih Surabaya sebagai kota pertama untuk menggelar penayangan khusus sebelum tayang serentak di seluruh bioskop Indonesia pada 9 Juli 2026. Kota Pahlawan dipilih sebagai bentuk penghormatan terhadap perjalanan produksi film yang banyak melibatkan talenta lokal Jawa Timur.
Dalam proses produksinya, tim film menggelar open casting di Surabaya Utara yang diikuti lebih dari 2.500 peserta dari Surabaya, Jawa Timur, dan Madura. Sekitar 80 persen pemain yang tampil dalam film ini merupakan hasil seleksi tersebut, termasuk pemeran Ibu Saiqona, Siti Kam, yang baru pertama kali berakting.
"Kami merasa bangga dan senang menjadikan Surabaya sebagai bagian dari perjalanan film Foufo. Open casting yang diikuti 2.500 peserta menjadi rekor bagi kami dan antusiasme warga Surabaya, Jawa Timur, dan Madura sangat luar biasa," ujar sutradara sekaligus produser Foufo, Bayu Skak, saat konferensi pers di Surabaya, Sabtu 27 Juni 2026.
Selain melibatkan pemain lokal, Foufo juga menggandeng studio animasi asal Surabaya, Hompimpa, untuk mengembangkan karakter alien dalam film tersebut. Kolaborasi itu menjadi upaya mengangkat kemampuan talenta kreatif daerah di industri perfilman nasional.
"Tak hanya sebagai lokasi open casting, kami juga mengajak seluruh talenta kreatif dan warga Surabaya, Jawa Timur menjadi bagian dari film ini. Karena itu, special screening pertama kami hadirkan di Surabaya," kata Bayu.
Pemeran utama Foufo, Tretan Muslim, mengaku film ini menjadi tantangan baru dalam perjalanan kariernya. Selain harus menampilkan sisi emosional yang berbeda dari penampilannya di media sosial, ia juga harus menggunakan tiga bahasa, yakni Madura, Indonesia, dan Jawa dialek Surabaya selama proses syuting.
"Tantangannya di film Foufo, selain harus akting serius dan sedih, saya ngomong tiga bahasa di sini: Madura, Indonesia, dan Jawa. Tapi saya sangat mengapresiasi keberanian Mas Bayu yang memberi kesempatan kepada banyak pemain nonaktor profesional. Orang Surabaya, Jawa Timur, dan Madura patut bangga karena semua yang terlibat memberikan penampilan terbaik mereka," ujar Tretan Muslim.
Film ini mengisahkan Muslim, pemuda Madura yang bekerja sebagai pengepul rongsokan dan berjuang melunasi biaya haji ibunya. Kehadiran alien bernama Foufo dengan teknologi canggih membawa perubahan besar, namun Muslim harus menghadapi pilihan sulit ketika energi Foufo habis menjelang pelunasan biaya haji.
Special screening Foufo digelar di Kaza Mall Surabaya setelah rangkaian konferensi pers dan Madura Fest Foufo. Seluruh tiket pemutaran perdana tersebut terjual habis, sementara film ini dijadwalkan tayang serentak di bioskop seluruh Indonesia mulai 9 Juli 2026.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....