Dari Obrolan Santai, Lahir Lagu “Bulan Bintang, Garis Melintang”
- 22 Apr 2026 08:52 WIB
- Surabaya
RRI.CO.ID, Surabaya - Proses kreatif sebuah lagu tak selalu dimulai dari perencanaan matang. Hal inilah yang tergambar dalam kolaborasi antara Wijaya 80 dan Sal Priadi melalui single Bulan Bintang, Garis Melintang yang baru saja dirilis di berbagai platform digital.
Lagu ini justru lahir dari pertemuan yang tidak disengaja di sebuah sesi studio. Awalnya hanya berupa obrolan santai yang dipenuhi canda, namun perlahan berkembang menjadi diskusi yang lebih dalam hingga memunculkan ide dasar sebuah lagu.
Mengutip rilis resmi dari Wijaya80, proses kreatif lagu ini berjalan secara organik tanpa struktur yang kaku. Percakapan sederhana yang awalnya ringan berubah menjadi refleksi emosional tentang hubungan, khususnya mengenai cinta yang berjalan di tengah perbedaan.
Dari proses tersebut, terbentuklah benang merah yang kemudian menjadi inti lagu. Sal Priadi turut berperan penting dalam membangun identitas karya ini, termasuk dalam penentuan judul yang puitis dan penuh makna, “Bulan Bintang, Garis Melintang”.
Wijaya 80 menyebut bahwa kejujuran dalam percakapan menjadi kunci utama lahirnya lagu ini. Tanpa tekanan untuk menciptakan sesuatu yang sempurna, ide-ide yang muncul justru terasa lebih dekat dan nyata, sehingga menghasilkan karya yang autentik.
Senada dengan itu, Sal Priadi melihat bahwa lagu ini merepresentasikan banyak cerita sederhana yang sering kali terasa besar ketika dijalani. Melalui lirik yang personal, keduanya mencoba merangkum dinamika perasaan antara mencintai dan memahami batasan dalam sebuah hubungan.
Kini, “Bulan Bintang, Garis Melintang” hadir tidak hanya sebagai hasil kolaborasi empat orang musisi, tetapi juga sebagai ruang refleksi bagi pendengar. Lagu ini diharapkan dapat mengajak siapa pun yang mendengarkan untuk menemukan makna dan cerita mereka sendiri dalam setiap baitnya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....