Tradisi Unik Hari Valentine di Jepang
- 14 Feb 2026 09:28 WIB
- Surabaya
RRI.CO.ID, Surabaya - Hari Valentine di Jepang diperingati setiap 14 Februari dengan tradisi yang berbeda dari banyak negara lain. Jika di sejumlah negara perayaan identik dengan pertukaran hadiah dua arah, di Jepang justru perempuan yang lebih dulu memberikan cokelat kepada laki-laki sebagai simbol perhatian dan apresiasi.
Tradisi ini berkembang sejak pertengahan abad ke-20 dan dipopulerkan oleh perusahaan cokelat di Jepang. Konsep tersebut kemudian menjadi budaya populer yang terus berlangsung hingga kini, terutama di kalangan pelajar dan pekerja kantoran.
Ada beberapa jenis cokelat yang biasa diberikan saat Valentine. Pertama, honmei choco, yakni cokelat yang diberikan kepada orang yang benar-benar disukai atau pasangan. Kedua, giri choco, yaitu cokelat yang diberikan kepada teman, rekan kerja, atau atasan sebagai bentuk penghormatan sosial.
Selain itu, beberapa perempuan juga menyiapkan tomo choco, yaitu cokelat untuk sahabat sesama perempuan. Tradisi ini menunjukkan bahwa Valentine di Jepang tidak hanya bermakna romantis, tetapi juga sebagai bentuk menjaga hubungan sosial.
Sebagai balasan, laki-laki akan memberikan hadiah kepada perempuan pada 14 Maret yang dikenal sebagai White Day. Umumnya, balasan tersebut berupa cokelat putih, permen, atau hadiah lain dengan nilai yang setara atau lebih tinggi. Dilansir dari BBC, tradisi pemberian cokelat pada Hari Valentine di Jepang merupakan hasil adaptasi budaya Barat yang kemudian berkembang dengan ciri khas lokal. Pola satu arah pada 14 Februari menjadi pembeda utama dibandingkan perayaan di negara lain.
Dari sisi ekonomi, momen Valentine menjadi salah satu periode penting bagi industri cokelat di Jepang. Penjualan biasanya meningkat signifikan menjelang pertengahan Februari, dengan berbagai promosi dan edisi khusus yang ditawarkan oleh produsen.
Dengan tradisi yang khas dan beragam makna, Hari Valentine di Jepang tidak sekadar perayaan cinta, tetapi juga cerminan budaya sosial yang menjunjung etika dan hubungan antarmanusia. Perayaan ini terus bertahan sebagai bagian dari dinamika budaya modern Jepang.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....