Harbolnas Dinilai Tantangan Sekaligus Peluang Bagi UMKM Indonesia
- 13 Des 2025 10:18 WIB
- Surabaya
KBRN, Surabaya: Setiap 12 Desember, ruang digital Indonesia dipenuhi promo besar Hari Belanja Online Nasional (Harbolnas). Notifikasi diskon berdatangan dan transaksi daring meningkat drastis.
Dosen Pengajar Kewirausahaan Universitas Negeri Surabaya ,Heri Cahyo Bagus Setiawan mengatakan Harbolnas digagas marketplace besar sejak 2012 sebagai kolaborasi ekonomi digital nasional. Program ini membuka peluang pemasaran luas bagi pelaku UMKM.
“Namun setelah lebih satu dekade, efektivitas Harbolnas bagi UMKM kembali dipertanyakan. Apakah momentum ini menguatkan usaha lokal atau mendorong konsumsi berlebihan,” ucapnya, Jumat (12/12/2025).
Riset perilaku digital menunjukkan ulasan pelanggan memengaruhi keputusan belanja online. Sebagian besar konsumen memanfaatkan review sebagai bahan riset produk.
Kondisi ini menegaskan pentingnya kepercayaan merek dibanding sekadar diskon besar. Branding dinilai sebagai investasi jangka panjang bagi UMKM.
“Marketplace menyediakan fitur promosi, ulasan, dan live shopping yang setara. Namun peluang tersebut membutuhkan konsistensi kualitas dan pelayanan,” ujarnya.
Nilai kejujuran dan amanah menjadi fondasi reputasi merek dalam ekonomi digital. Kepercayaan konsumen lahir dari kesesuaian janji dan kualitas produk.
Data Bank Indonesia mencatat transaksi e-commerce terus meningkat setiap akhir tahun. Lonjakan transaksi juga memicu risiko konsumerisme digital masyarakat. “UMKM disarankan fokus diferensiasi produk dan kesiapan produksi saat Harbolnas. Konsumen pun diimbau berbelanja bijak dan moderat,” ucapnya.
Harbolnas diharapkan tidak sekadar pesta diskon tahunan. Momentum ini perlu mendorong ekonomi digital yang adil, etis, dan berkelanjutan.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....