Laras Bangun Usaha Kuliner Demi Adik Disabilitas

  • 16 Nov 2025 12:52 WIB
  •  Surabaya

KBRN, Surabaya: Dialog di Program Obrolan UMKM Pro 4 RRI Surabaya pagi itu menghadirkan dua narasumber muda: Laras dan Reza. Keduanya datang membawa cerita berbeda, namun terhubung oleh satu hal usaha kecil yang tumbuh dari kepedulian pada penyandang disabilitas. Ketika Laras mulai bercerita, suasana studio berubah hangat sekaligus haru.

Laras mengisahkan bagaimana hidupnya berbalik arah setelah ibunya meninggal dunia. Ia mendadak harus mengambil alih peran sebagai pengurus rumah dan penjaga utama adiknya yang menyandang disabilitas slow learner. Kondisi itu membuatnya resign dari pekerjaan. Meski harus berada di rumah penuh waktu, kebutuhan keluarga tetap menuntut untuk dipenuhi.

Memasak untuk keluarga menjadi rutinitas baru. Tak disangka, masakannya kerap menuai pujian. Ketika melihat banyak pengusaha kuliner rumahan di TikTok, Laras mulai berpikir untuk mencoba peruntungan.

Dari dapur kecil di rumahnya, lahirlah Din’s Food, nama yang ia ambil dari adiknya. Usaha ini bukan sekadar sumber penghasilan, melainkan ruang belajar agar sang adik punya aktivitas dan perlahan menjadi lebih mandiri.

Setelah Laras bercerita, giliran Reza yang angkat suara. Reza ikut membantu perkembangan Din’s Food. Ia mempromosikan produk Laras lewat status WhatsApp, Instagram, hingga TikTok, meski awalnya hanya iseng mencoba.

“Awalnya saya posting di WA. Eh, banyak yang pesan. Teman-teman juga suka, jadi sering order ulang,” ujar Reza dalam program tersebut.

Bagi Laras, dukungan Reza sangat berarti. “Saya pertama coba posting di WA, langsung ada pesanan. Reza bantu promosi. Dari situ pesanan makin banyak,” kata Laras.

Din’s Food menyediakan berbagai menu donat susu, tahu walik keju, dimsum goreng, ceker mercon, sampai lontong sayur. Laras mengikuti tren makanan kekinian agar tetap sesuai selera pelanggan. Pemesanan dilakukan sistem pre-order H-1 melalui WhatsApp maupun media sosial.

Meski baru berjalan sekitar dua bulan, usaha ini tumbuh bukan hanya secara ekonomi, tetapi juga sebagai wadah pemberdayaan. Din’s Food menjadi tempat Laras menguatkan adiknya, dan tempat Reza menemukan peran baru.

Dari sebuah dapur sederhana, cerita dua pemuda ini menunjukkan bahwa keberanian memulai bisa menjadi cahaya bagi banyak orang terutama bagi mereka yang hidup dengan keterbatasan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....