Sinergi Pemerintah dan Swasta Perkuat UMKM Digital ‎

  • 28 Okt 2025 21:43 WIB
  •  Surabaya

‎KBRN, Sidoarjo: Upaya mempercepat transformasi digital bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) terus dilakukan di berbagai daerah. Di Kabupaten Sidoarjo, Jawa Timur, pemerintah daerah bersama sejumlah mitra swasta menggelar pelatihan bertajuk “Empowering UMKM” yang difokuskan pada peningkatan kemampuan pelaku usaha dalam memanfaatkan platform digital.

‎Kegiatan yang berlangsung selama dua hari di kantor Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Sidoarjo ini diikuti puluhan pelaku UMKM binaan. Mereka mendapatkan pembekalan mengenai strategi pemasaran digital, optimalisasi media sosial, hingga penerapan teknologi kecerdasan buatan (AI) dalam promosi produk.

‎Kepala Dinas Koperasi dan Usaha Mikro Kabupaten Sidoarjo, Mohammad Edi Kurniadi, mengatakan pelatihan semacam ini penting untuk memperkuat daya saing UMKM di tengah perubahan pola konsumsi masyarakat yang semakin digital.

‎“Kami terus mendorong pelaku UMKM agar mampu beradaptasi dengan perkembangan teknologi. Kolaborasi lintas sektor seperti ini menjadi langkah nyata mempercepat transformasi digital, sekaligus memperluas akses pasar bagi produk lokal,” ujarnya di Sidoarjo, Selasa (28/10/2025).

‎Sementara itu, Fahd Yudhanegoro, salah satu pembicara dari sektor industri telekomunikasi, menilai penguasaan media digital kini menjadi keterampilan dasar bagi pelaku UMKM agar tetap relevan di pasar modern.

‎“Kemampuan mengelola media sosial dan memanfaatkan teknologi digital tidak lagi sekadar pilihan, tapi kebutuhan bagi UMKM agar bisa bertahan dan berkembang,” jelasnya.

‎Pelatihan ini menghadirkan sejumlah narasumber dari kalangan praktisi ekonomi kreatif dan teknologi digital. Para peserta juga mempraktikkan secara langsung cara mengelola konten promosi di media sosial dan platform dagang daring.

‎Transformasi digital UMKM menjadi salah satu fokus pemerintah daerah di Jawa Timur. Berdasarkan data Dinas Koperasi dan UKM Provinsi Jawa Timur, lebih dari 4,6 juta UMKM di provinsi ini telah mulai beralih ke sistem pemasaran digital, sementara kontribusi sektor ini menyumbang sekitar 25 persen terhadap perekonomian Pulau Jawa.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....