Pedalindo Dorong Pedagang Jalanan Naik Kelas Berdaya Saing
- 28 Jul 2026 07:33 WIB
- Surabaya
RRI.CO.ID, Sidoarjo – Perkumpulan Pedagang Jalanan Indonesia (Pedalindo) memperingati hari jadinya yang ke-11 dengan menegaskan komitmen memperkuat sektor informal melalui penguatan organisasi, digitalisasi, dan semangat gotong royong. Organisasi tersebut menargetkan Sidoarjo menjadi percontohan nasional dalam penataan pedagang jalanan yang tertib, mandiri, dan berdaya saing.
Pendiri sekaligus Ketua Umum Pedalindo, Junius Bram Buntaran, mengatakan pedagang jalanan merupakan salah satu penopang ekonomi kerakyatan yang terbukti mampu bertahan di tengah berbagai tantangan ekonomi. Menurutnya, keberadaan pedagang kecil tidak hanya menggerakkan ekonomi keluarga, tetapi juga memberi kontribusi nyata terhadap perekonomian daerah.
"Banyak yang memandang pedagang jalanan sebelah mata. Padahal, di balik lapak-lapak sederhana terdapat perputaran ekonomi yang besar dan menjadi penopang kehidupan banyak keluarga. Karena itu, pedagang harus mendapat ruang untuk berkembang," ujar Bram saat peringatan HUT ke-11 Pedalindo di Sidoarjo, Senin 27 Juli 2026.
Bram menuturkan, Pedalindo terus mendorong anggotanya agar memiliki integritas, disiplin, serta mampu beradaptasi dengan perkembangan teknologi. Penataan kawasan usaha, penguatan dana gotong royong, peningkatan legalitas, hingga pemanfaatan transaksi digital menjadi bagian dari upaya meningkatkan profesionalisme pedagang jalanan.
"Reputasi organisasi dibangun dari integritas. Ketika pedagang tertib, menjaga kebersihan, mematuhi aturan, dan mulai memanfaatkan transaksi digital, kepercayaan masyarakat, pemerintah, maupun lembaga keuangan akan semakin meningkat," katanya.
Ke depan, Pedalindo menargetkan Sidoarjo menjadi model pengembangan pedagang jalanan berbasis ekonomi kerakyatan yang dapat diterapkan di berbagai daerah. Bram berharap seluruh anggota tetap menjaga semangat gotong royong agar pelaku usaha kecil mampu naik kelas tanpa kehilangan jati dirinya sebagai bagian dari ekonomi rakyat.
"Mari terus mengayomi UMKM, memajukan daerah, dan membangun Indonesia. Gotong royong harus memastikan tidak ada satu pun pedagang kecil yang tertinggal," ujarnya.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....