UMKM Jatim Tembus Digital Lewat Expo Tahunan

  • 31 Jul 2025 19:43 WIB
  •  Surabaya

KBRN, Surabaya: Koperasi dan UKM Expo ke-12 kembali digelar di Royal Plaza Surabaya, 31 Juli hingga 3 Agustus 2025. Kegiatan ini tak hanya menjadi ajang promosi produk unggulan daerah, tetapi juga menjadi ruang akselerasi digitalisasi UMKM Jawa Timur menuju pasar yang lebih luas dan kompetitif.

Kepala Dinas Koperasi, dan UKM Jawa Timur, Endy Alim Abdi Nusa, menyebut, expo ini sebagai agenda tahunan strategis dalam membangkitkan semangat ekonomi kerakyatan. Dengan mengusung tema “Gebyar Bangga Beli Produk Indonesia dan Transformasi Digital UMKM,” pameran ini menghadirkan 64 stand dari berbagai kabupaten/kota yang menampilkan produk unggulan, mulai dari kuliner, fesyen, hingga kriya berbasis kearifan lokal.

“Tujuan expo ini adalah mempromosikan produk unggulan Jawa Timur melalui sinergi dan kolaborasi elemen ekonomi daerah,” ujar Endy, Kamis (31/7/205)

Ia menambahkan, tahun ini expo juga difokuskan pada akselerasi digital, terutama dengan menghadirkan booth dari OPD yang membantu pelaku UMKM mendaftar ke dalam e-katalog pengadaan pemerintah. Langkah ini menjadi penting karena masih banyak pelaku usaha mikro yang belum tersentuh sistem pengadaan digital pemerintah.

Dengan bimbingan langsung dari biro pengadaan, UMKM dapat masuk ke dalam rantai pasok pengadaan barang dan jasa secara resmi. Tak hanya itu, rangkaian kegiatan expo juga dirancang memperkuat kapasitas UMKM melalui pemberian penghargaan UKM Berprestasi 2025, penyerahan simbolis Kredit Usaha Rakyat (KUR), dana bergulir, serta sertifikat halal bagi pelaku usaha.

Semua ini menjadi bagian dari strategi membentuk koperasi dan usaha kecil yang tidak hanya tangguh secara bisnis, tapi juga berdaya saing secara nasional. “Melalui kegiatan ini, kami ingin mewujudkan koperasi dan UMKM yang kompetitif dan berkarakter,” ucap Endy.

Ia juga menekankan pentingnya membangun kesadaran kolektif masyarakat untuk mencintai dan membeli produk lokal. Bangga terhadap produk Indonesia, menurutnya, harus menjadi bagian dari gaya hidup sehari-hari, bukan sekadar kampanye sesaat.9

Pameran ini menjadi wujud nyata kolaborasi antara pemerintah, pelaku usaha, BUMN, swasta, dan masyarakat luas. Melalui dukungan bersama, UMKM Jawa Timur diharapkan dapat menembus pasar lokal hingga internasional, membawa identitas dan kualitas produk daerah ke panggung yang lebih besar.


google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....