Sambel Pecel Puntadewa, Cita Rasa Khas Madiun
- 24 Jun 2025 12:44 WIB
- Surabaya
KBRN, Surabaya: Kejenuhan bekerja di perusahaan pada 2018 mendorong Riska Candra Kirana beralih ke dunia wirausaha. Berbekal resep sambel pecel khas Madiun warisan orang tua dan kecintaannya pada kuliner, ia mulai memproduksi sambal pecel rumahan yang kemudian dikenal dengan nama Puntadewa.
“Saya suka makan pecel, dan rasa buatan orang tua selalu berbeda. Dari situ muncul ide untuk dijadikan usaha,” ujar Candra, Selasa, (24/6/2025).
Berbeda dari sambel pecel Kediri, Blitar, dan Malang yang menggunakan kencur, sambel khas Madiun justru tidak. Ciri khas itulah yang ia pertahankan. Awalnya ia menjajakan nasi pecel dari stand di depan rumah, lalu berinovasi ke bentuk kemasan sambal.
Nama Puntadewa dipilih karena kecintaan Candra pada budaya. “Nama ini diambil dari tokoh wayang yang sabar. Harapannya, dengan keuletan dan kesabaran, usaha ini bisa diterima masyarakat luas,” jelasnya.
Kini, sambel pecel Puntadewa dijual dalam kemasan 200 gram seharga Rp13.000 dan 1 kilogram seharga Rp60.000. Produk ini tahan dua bulan di suhu ruang, lebih lama bila disimpan di kulkas, dan telah bersertifikasi halal dengan proses PIRT yang masih berjalan.
Candra memasarkan produknya lewat media sosial, komunitas UMKM, dan berbagai pameran. Menurutnya, relasi dan kepercayaan menjadi kunci dalam pemasaran.
“Produk sebagus apa pun, kalau pelayanannya buruk, tidak ada artinya. Tatap muka dengan konsumen membangun ikatan emosional,” katanya.
Mengakhiri obrolan, Candra menegaskan, dalam merintis usaha pasti banyak kendala, tapi itu mejadi sebuah tantangan untuk maju.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....