Gubernur Khofifah Bersama Wamendagri Luncurkan GPIPS Wilayah Jawa
- 13 Mei 2026 19:56 WIB
- Surabaya
RRI.CO.ID, Surabaya - Gubernur Khofifah Indar Parawansa bersama Wakil Menteri Dalam Negeri Bima Arya Sugiarto dan Deputi Gubernur Bank Indonesia Aida S. Budiman meluncurkan Gerakan Pengendalian Inflasi dan Pangan Sejahtera (GPIPS) Wilayah Jawa 2026 di Gudang Bulog Sidoarjo. Kegiatan tersebut digelar pada Rabu 13 Mei 2026, dengan melibatkan berbagai pemangku kepentingan pangan nasional.
Khofifah menegaskan GPIPS merupakan langkah strategis dalam memperkuat ketahanan pangan nasional di tengah dinamika global. Ia menyebut Jawa Timur diarahkan menuju kedaulatan pangan yang berkelanjutan melalui penguatan sistem pangan daerah.
“Yang ingin kami sampaikan, ketika pemerintah pusat membangun ketahanan pangan, maka Insya Allah Jawa Timur ini sudah masuk pada kedaulatan pangan berkelanjutan,” kata Khofifah.
Data yang dipaparkan menunjukkan ekonomi Jawa Timur pada Triwulan I 2026 tumbuh 5,96 persen secara tahunan, tertinggi di Pulau Jawa. Capaian tersebut memperkuat posisi Jawa Timur sebagai salah satu motor ekonomi nasional dengan kontribusi signifikan terhadap PDB Indonesia.
Inflasi Jawa Timur pada April 2026 tercatat sebesar 2,85 persen secara tahunan dan 0,02 persen secara bulanan. Tekanan inflasi terutama berasal dari angkutan udara, minyak goreng, serta nasi dengan lauk.
Pemerintah Provinsi Jawa Timur juga mengandalkan Program EPIK Mobile atau Etalase Pengendali Inflasi Kabupaten/Kota Mobile untuk memperkuat stabilisasi harga. Program ini dirancang untuk meningkatkan konektivitas distribusi pangan antarwilayah secara lebih responsif.
“Sebetulnya koneksitas di antara pasar ke pasar, kabupaten/kota seperti yang diinisiasi lewat KAD adalah ikhtiar yang tidak pernah berhenti,” ujar Khofifah.
Wakil Menteri Dalam Negeri Bima Arya Sugiarto menegaskan bahwa ketahanan pangan menjadi fokus utama pemerintah pusat di bawah arahan Presiden. Ia juga mengapresiasi komitmen anggaran Pemerintah Provinsi Jawa Timur dalam mendukung sektor pangan.
“Kita selalu ingatkan kepada teman-teman di daerah mana komitmennya. Terima kasih Ibu Gubernur atas komitmennya,” kata Bima Arya.
Kegiatan tersebut juga diisi dengan penyerahan bantuan alat mesin pertanian (alsintan) kepada sejumlah koperasi serta pemberangkatan 25 truk pengangkut beras ke berbagai daerah. Selain itu, digelar pasar murah yang menyediakan kebutuhan pokok dengan harga di bawah pasar untuk masyarakat Sidoarjo.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....