Kebutuhan Kost Perkotaan Dorong Pengembangan Hunian Berkonsep Coliving
- 19 Sep 2026 19:27 WIB
- Surabaya
RRI.CO.ID, Surabaya - Kebutuhan hunian praktis di kawasan perkotaan ikut mendorong berkembangnya bisnis kost di Surabaya. Bagi investor, pengembangan kost kini tidak hanya mempertimbangkan jumlah kamar, tetapi juga lokasi dan aksesibilitas.
Area parkir dan fasilitas pendukung turut menjadi pertimbangan dalam memilih maupun mengembangkan aset kost. Kondisi tersebut mendorong munculnya konsep hunian yang menggabungkan tempat tinggal dengan fasilitas penunjang.
Salah satunya Parkstay, kompleks ruko kos multifungsi berkonsep coliving di kawasan Wonorejo, Surabaya Timur. Properti tersebut dikembangkan di atas lahan komersial dengan menggabungkan fungsi hunian dan aktivitas pendukung.
Johan Prajitno, Project Director Parkstay, mengatakan konsep tersebut sejak awal dirancang sebagai aset komersial. “Parkstay menawarkan pendekatan yang berbeda dari kost konvensional,” ucap Johan.
Dimana, properti ini dirancang sejak awal sebagai aset komersial dengan memperhatikan kebutuhan penghuni sekaligus pertimbangan investor. “Pertimbangan tersebut mulai dari desain bangunan, akses kendaraan, area parkir, hingga fasilitas penunjang,” lanjut Johan.
Dari sisi lokasi, Parkstay berada di kawasan Wonorejo yang dekat dengan OERR dan MERR 2C. Kedua jalur tersebut menjadi akses penting yang menghubungkan berbagai kawasan di Surabaya.
“Kedekatan dengan jalur utama tersebut memberikan nilai tambah dari sisi mobilitas. Khususnya bagi penghuni yang beraktivitas di berbagai area Surabaya,” lanjutnya.
Parkstay juga berada di jalan besar yang memungkinkan akses keluar masuk kendaraan lebih mudah. Faktor akses dinilai penting bagi properti kost karena berkaitan dengan kenyamanan penghuni dan calon penyewa.
Henry Tjadi, Marketing Director Parkstay, mengatakan persoalan parkir menjadi tantangan sejumlah properti kost perkotaan. Karena itu, Parkstay menyediakan lahan parkir luas sebagai bagian dari rancangan kawasan.
“Sehingga, penghuni mendapatkan kemudahan dalam membawa dan memarkir kendaraan,” ujar Henry.
Konsep ini menjadi semakin relevan untuk kawasan perkotaan, di mana kebutuhan kendaraan pribadi masih menjadi bagian dari aktivitas sehari-hari.
Kebutuhan tersebut, menurut Henry, mencakup mahasiswa, pekerja muda, maupun penghuni kost lainnya. Selain hunian, kawasan Parkstay menyediakan Creative Space, Serenity Corner, Walking Terrace, Calisthenic Park, dan Basketball Court.
Fasilitas tersebut dirancang untuk menunjang aktivitas, bersantai, dan bersosialisasi penghuni. Dari sisi investasi, properti ini disiapkan untuk dapat digunakan menjalankan bisnis kost.
“Dengan semakin beragamnya kebutuhan penghuni kost, Park Stay membawa konsep yang menggabungkan aspek property, accessibility, functionality, dan lifestyle,” ungkap Henry.
Pengembangan tersebut memadukan kebutuhan hunian dengan pertimbangan akses, fungsi, fasilitas, serta gaya hidup.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....