Transaksi SPKLU PLN Tembus 13 Ribu Selama Nataru
- 06 Jan 2026 14:35 WIB
- Surabaya
KBRN, Surabaya: PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi (UID) Jawa Timur mencatat peningkatan signifikan transaksi Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) selama masa libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2025/2026. Sebanyak 288 unit SPKLU yang tersebar di 152 titik di seluruh Jawa Timur disiagakan selama 24 jam untuk melayani pemudik dan masyarakat pengguna kendaraan listrik (Electric Vehicle/EV).
Pada periode 18 Desember 2025 hingga 4 Januari 2026, total transaksi pengisian daya di SPKLU PLN mencapai 13.108 kali. Jumlah tersebut meningkat sebesar 254,3 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya, sekaligus meningkat hingga dua kali lipat dibandingkan hari normal.
General Manager PLN UID Jawa Timur, Ahmad Mustaqir, mengungkapkan bahwa tingginya mobilitas pengguna kendaraan listrik selama libur Nataru turut mendorong peningkatan konsumsi daya di SPKLU PLN. “Selama periode 18 Desember 2025 hingga 4 Januari 2026, konsumsi daya SPKLU PLN tercatat mencapai 322.555 kWh. Ini menunjukkan semakin tingginya minat masyarakat menggunakan kendaraan listrik, khususnya pada momen libur panjang,” ujar Ahmad.
Untuk mendukung pertumbuhan ekosistem kendaraan listrik, PLN terus menggencarkan penguatan infrastruktur pengisian daya. Pada tahun ini, PLN juga telah mengoperasikan SPKLU Center di Surabaya serta menyiagakan dua unit SPKLU Mobile dan tiga unit SPKLU Emergency guna meningkatkan kenyamanan pengguna dan mengantisipasi antrean di sejumlah titik.
“Penambahan infrastruktur ini kami lakukan untuk memastikan pengguna EV tetap nyaman dan perjalanan berjalan lancar, khususnya saat trafik meningkat,” katanya.
Selain infrastruktur fisik, PLN juga menghadirkan inovasi digital melalui aplikasi PLN Mobile yang dilengkapi fitur AntreEV dan Trip Planner. Fitur AntreEV memungkinkan pengguna memperoleh kepastian giliran pengisian daya secara digital tanpa harus menunggu lama di lokasi SPKLU. Sementara itu, Trip Planner membantu pengguna merencanakan perjalanan dengan merekomendasikan titik-titik SPKLU yang dilalui berdasarkan rute perjalanan.
“Dengan Trip Planner, pengguna cukup menentukan titik awal dan tujuan. Sistem akan otomatis menampilkan rekomendasi SPKLU di sepanjang rute, sehingga perjalanan menggunakan kendaraan listrik menjadi lebih nyaman dan terencana,” ujar Ahmad.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....