"Butet" Gaung Perjuangan di Bintang Radio Korwil X Surabaya

  • 29 Sep 2026 15:17 WIB
  •  Surabaya

RRI.CO.ID, Surabaya – Gelaran Bintang Radio Korwil X Surabaya putaran 1 sudah mulai tayang. Pada putaran 2 yang dijadwalkan berlangsung pada 1 Oktober mendatang, para peserta Korwil X Surabaya akan menunjukkan kebolehan mereka dalam membawakan lagu-lagu daerah. Salah satu lagu yang banyak dipilih dan dibawakan oleh para peserta adalah lagu daerah legendaris berjudul "Butet".

Judul lagu "Butet" sendiri berasal dari wilayah Tapanuli, Sumatera Utara. Dalam kebudayaan Batak, kata “Butet” merupakan sebutan atau panggilan kasih sayang bagi anak perempuan.

Dilansir dari Orami.co.id, lagu "Butet" diciptakan oleh musisi dan komponis Batak kenamaan, Siddik Sitompul, yang lahir pada 10 Desember 1904. Sosok yang lebih dikenal dengan nama pena S. Dis ini telah melahirkan berbagai karya lagu daerah dalam bahasa Batak.

Lagu ini lahir di tengah suasana perjuangan rakyat Indonesia dalam mempertahankan kemerdekaan dari cengkeraman penjajah. "Butet" mengisahkan kerinduan serta pesan mendalam seorang ayah yang tengah bertaruh nyawa di medan perang kepada anak perempuannya yang menunggu setia di rumah bersama sang ibu.

Melalui liriknya, sang ayah yang berada di pengungsian atau area gerilya berusaha menenangkan hati putrinya agar bersabar menunggu kepulangannya, sembari terus mendoakan perjuangan demi kemerdekaan bangsa. Tidak hanya itu, lagu ini juga tersirat pesan harapan agar sang anak tumbuh menjadi pribadi yang tangguh dan berbakti.

Berikut adalah cuplikan lirik lagu "Butet" yang sarat akan makna kasih sayang seorang ayah:

Butet, dipangungsian do amangmu ale butet

(Butet, ayahmu sedang berada di pengungsian, oh Butet)

Damargurilla damardarurat ale butet

(Ikut perang gerilya dalam keadaan darurat, oh Butet)

Damargurilla damardarurat ale butet

(Ikut perang gerilya dalam keadaan darurat, oh Butet)

I doge doge doge, i doge doge doge

(Menyatakan perasaan keheranan / senandung pengantar)

Butet, sotung ngolngolan ro hamuna ale butet

(Butet, janganlah kalian bersedih / merasa rindu berlebihan, oh Butet)

Melalui penampilan para talenta muda di Bintang Radio Korwil X Surabaya, pembawaan lagu daerah diharapkan tidak hanya menjadi panggung kompetisi olah vokal semata, tetapi juga menjadi sarana untuk merawat warisan budaya nusantara serta menghidupkan kembali semangat nasionalisme kaum muda.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....