Meraih Ketenangan Hati Jadi Kunci Kebahagiaan

  • 01 Jun 2026 07:06 WIB
  •  Surabaya

RRI.CO.ID, Surabaya – Meningkatnya tekanan ekonomi, tuntutan pekerjaan, serta derasnya arus informasi digital menjadi tantangan tersendiri bagi masyarakat dalam menjaga kesehatan mental dan ketenangan batin. Kondisi tersebut memicu berbagai persoalan, mulai dari stres berkepanjangan, konflik keluarga, hingga menurunnya kualitas hidup.

Dalam dialog Mutiara Pagi, Senin, 1 Juni 2026, Pimpinan Pesantren dan Panti Asuhan Mitra Arafah Surabaya, Hj. Haniah, menilai bahwa banyak masyarakat saat ini lebih berfokus pada pencapaian materi dibandingkan upaya membangun ketenangan dalam diri.

"Ketika seseorang kehilangan ketenangan, berbagai persoalan hidup akan terasa lebih berat. Sebaliknya, ketenangan dapat menjadi modal penting untuk menghadapi tantangan dan mengambil keputusan dengan bijak," ujarnya.

Menurutnya, ketidakmampuan mengelola tekanan hidup sering kali berdampak pada hubungan sosial dan keluarga. Tidak sedikit kasus pertengkaran rumah tangga, permasalahan pengasuhan anak, hingga menurunnya kepedulian sosial yang berawal dari kondisi psikologis yang tidak stabil.

"Yang harus ditekankan adalah ilmu. Sebab, untuk mendapatkan ketenangan batin, maka kita semua harus bisa memahami dan menerapkan bahwa ketenangan batin merupakan salah satu fondasi penting dalam meraih kehidupan yang lebih bahagia, harmonis, dan penuh makna," kataya.

Di sisi lain, perkembangan teknologi juga menghadirkan tantangan baru. Paparan informasi yang terus-menerus melalui media sosial kerap membuat masyarakat membandingkan kehidupannya dengan orang lain. Akibatnya, muncul rasa cemas, tidak puas, dan kehilangan rasa syukur yang dapat mengganggu kesehatan mental.

"Ketenangan hati dapat diraih dengan perbanyak bersyukur, ikhlas menerima setiap ketentuan Allah dan takdir Allah serta selalu berbaik sangka kepada Allah SWT," ujarnya.

Oleh karena itu, upaya membangun ketenangan tidak dapat dibebankan kepada individu semata. Dukungan keluarga, lingkungan sosial yang sehat, serta penguatan nilai-nilai spiritual menjadi faktor penting dalam menciptakan masyarakat yang lebih bahagia dan tangguh menghadapi perubahan zaman.

Ustazah Haniah juga mengajak masyarakat untuk kembali menyadari pentingnya kesehatan mental dan spiritual sebagai bagian dari kualitas hidup. Di tengah berbagai persoalan yang dihadapi, ketenangan dinilai bukan sekadar kebutuhan pribadi, melainkan fondasi penting dalam membangun kehidupan sosial yang harmonis.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....