Jagung Ketan Organik, Potensi Pangan Sehat yang Bernilai Ekonomi Tinggi

  • 17 Mar 2026 15:00 WIB
  •  Surabaya

RRI.CO.ID, Surabaya - Jagung ketan organik mulai menarik perhatian para petani dan konsumen di Indonesia dalam beberapa tahun terakhir. Jagung ketan (waxy corn) merupakan salah satu varietas jagung yang memiliki tekstur pulen dan rasa yang lebih lengket dibandingkan jagung biasa. Dalam beberapa tahun terakhir, budidaya jagung ketan secara organik semakin diminati karena sejalan dengan tren konsumsi pangan sehat dan ramah lingkungan.

Mengutip dari laman repository.pertanian.go.id, Jagung ketan memiliki kandungan amilopektin yang tinggi, sehingga menghasilkan tekstur yang kenyal dan lembut saat dikonsumsi. Warna bijinya bervariasi, mulai dari putih, kuning, hingga ungu. Dibandingkan jagung konvensional, jagung ketan lebih sering dikonsumsi langsung sebagai pangan segar, seperti direbus atau dibakar.

Jagung ketan organik adalah jagung yang dibudidayakan tanpa menggunakan pupuk kimia sintetis maupun pestisida berbahaya. Sistem pertanian organik mengandalkan bahan alami seperti kompos, pupuk kandang, serta pengendalian hama secara hayati.

Menurut Food and Agriculture Organization (FAO), pertanian organik tidak hanya meningkatkan kualitas tanah, tetapi juga menjaga keseimbangan ekosistem dan kesehatan manusia. Manfaat Jagung Ketan Organik diantaranya adalah Lebih Sehat karena Jagung ketan organik bebas residu pestisida sehingga lebih aman dikonsumsi.

Kandungan karbohidrat kompleksnya juga baik sebagai sumber energi. Ramah Lingkungan, Budidaya organik membantu mengurangi pencemaran tanah dan air serta menjaga keanekaragaman hayati. Memiliki Nilai Ekonomi Tinggi karena Permintaan pasar terhadap produk organik terus meningkat, hal ini membuat harga jagung ketan organik relatif lebih tinggi dibandingkan jagung biasa.

Meski memiliki banyak keunggulan, budidaya jagung ketan organik juga memiliki beberapa kendala, seperti produktivitas yang relatif lebih rendah dibanding sistem konvensional, ketersediaan benih organik yang terbatas, dan proses sertifikasi organik yang cukup ketat. Oleh karena itu, diperlukan dukungan dari pemerintah dan lembaga penelitian untuk meningkatkan produksi dan kualitas jagung ketan di Indonesia.

⁠⁠⁠⁠⁠⁠⁠Jagung ketan organik merupakan komoditas yang memiliki potensi besar sebagai pangan sehat sekaligus sumber pendapatan bagi petani. Dengan meningkatnya kesadaran masyarakat terhadap gaya hidup sehat, peluang pengembangan jagung ketan organik di Indonesia semakin terbuka lebar.

google-preference
Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....