Ramadan Bukan Sekadar Ibadah, tapi Bangun Kebiasaan

  • 26 Feb 2026 19:39 WIB
  •  Surabaya

RRI.CO.ID, Surabaya - Bulan suci Ramadan tidak hanya menjadi waktu untuk meningkatkan ibadah, tetapi juga momentum strategis untuk membangun atomic habit atau kebiasaan kecil yang konsisten dan berdampak besar dalam kehidupan sehari-hari. Hal tersebut disampaikan oleh Ustad Aries Setiawan, Dai dari Yayasan Dana Sosial Al-Falah Surabaya, saat berbincang bersama RRI dalam program Berkah Ramadan, Kamis 26 Februari 2026.

Menurut Ustad Aries, Ramadan menghadirkan suasana yang sangat kondusif untuk perubahan diri. Pola hidup umat Islam selama Ramadhan mengalami penyesuaian signifikan, mulai dari waktu makan, tidur, hingga intensitas ibadah. Kondisi ini menjadi pintu masuk yang ideal untuk menanamkan kebiasaan-kebiasaan baik secara bertahap.

“Ramadan adalah madrasah kehidupan. Di bulan ini, kita dilatih disiplin waktu, menahan hawa nafsu, dan memperbanyak amal. Jika kebiasaan kecil ini dilakukan secara konsisten, maka akan membentuk karakter kuat yang terus terbawa meski Ramadhan telah usai,” ujar Ustad Aries.

Ia menjelaskan, konsep atomic habit menekankan perubahan kecil namun dilakukan secara rutin. Dalam konteks Ramadan, kebiasaan sederhana seperti membaca Al-Qur’an beberapa ayat setiap hari, menjaga lisan, bersedekah meski dengan nominal kecil, hingga shalat tepat waktu, merupakan contoh atomic habit yang mampu memberikan dampak besar dalam jangka panjang.

Lebih lanjut, Ustad Aries menekankan pentingnya niat dan konsistensi. Ia mengingatkan agar umat Islam tidak menjadikan Ramadan sebagai ajang perubahan sesaat, melainkan sebagai titik awal membangun gaya hidup yang lebih baik dan bernilai ibadah.

“Jangan menunggu perubahan besar. Mulailah dari hal kecil yang mampu kita lakukan setiap hari. Jika istiqamah, kebiasaan itu akan menjadi bagian dari diri kita,” ucapnya.

Melalui momentum Ramadan ini, Ustad Aries mengajak masyarakat untuk menjadikan setiap amalan kecil sebagai investasi spiritual dan sosial. Dengan membangun atomic habit yang positif, Ramadan diharapkan tidak hanya berlalu sebagai rutinitas tahunan, tetapi meninggalkan jejak perubahan nyata dalam kehidupan umat, baik secara pribadi maupun sosial.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....