Keselamatan Gedung Tak Cukup Dinilai Dari Tampilan

  • 16 Jan 2026 16:12 WIB
  •  Surabaya

RRI.CO.ID, Surabaya - Keselamatan bangunan gedung tidak bisa hanya dilihat dari tampilan luar yang tampak kokoh atau menarik. Di balik bentuk fisik bangunan, terdapat aspek teknis yang justru menjadi penentu utama keselamatan para penghuninya dalam jangka pendek maupun jangka panjang.

Penilaian visual semata tidak cukup untuk memastikan sebuah bangunan benar-benar aman digunakan.

“Bangunan gedung yang aman merupakan bangunan yang direncanakan, dibangun, dan digunakan sesuai kaidah teknik sipil,” ujar Dosen Teknik Sipil Universitas Wijaya Kusuma Surabaya, Akbar Bayu Kresno Suharso, S.T., M.T., dalam dialog Tanjung Perak Siang di RRI Surabaya, Kamis, 16 Januari 2026.

Ia menambahkan bahwa aspek keselamatan mencakup perhitungan beban bangunan, beban penghuni, serta pengaruh lingkungan seperti angin dan gempa.

Menurutnya, setiap bangunan harus melalui perencanaan teknis yang matang sejak awal. Kesalahan dalam perhitungan struktur dapat berdampak serius, terutama ketika bangunan menghadapi kondisi ekstrem atau digunakan melebihi kapasitas yang direncanakan.

Akbar juga menyoroti peran struktur utama seperti pondasi, kolom, balok, dan pelat lantai. “Pondasi berfungsi menyalurkan beban ke tanah, sementara kolom dan balok menjadi elemen penopang utama,” jelasnya dalam dialog tersebut.

Namun demikian, ia mengakui bahwa bagian-bagian penting tersebut sering kali kurang mendapat perhatian masyarakat. Hal ini disebabkan karena struktur utama bangunan tidak terlihat secara langsung setelah proses konstruksi selesai.

Ia menambahkan, keselamatan bangunan tidak berhenti pada tahap pembangunan saja. “Bangunan yang aman tidak hanya aman saat baru selesai dibangun, tetapi juga harus tetap layak dan selamat digunakan dalam jangka panjang,” katanya.

Karena itu, Akbar menekankan pentingnya peningkatan pemahaman masyarakat terkait prinsip keselamatan bangunan gedung. Dengan pemahaman yang baik, risiko kerusakan struktural maupun kecelakaan yang membahayakan penghuni diharapkan dapat diminimalkan.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....