Jatim Catat 9,02 Juta Penerima Program Makan Bergizi Gratis
- 28 Jul 2026 09:08 WIB
- Surabaya
RRI.CO.ID, Surabaya -Implementasi Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Jawa Timur hingga 30 Juni 2026 masih berada pada tahap penyesuaian operasional. Meski demikian, program prioritas pemerintah tersebut telah menjangkau 9,02 juta penerima manfaat di berbagai daerah.
Kepala Bidang Pembinaan Pelaksanaan Anggaran (PPA) I Kanwil Direktorat Jenderal Perbendaharaan (DJPb) Jawa Timur, Wahidin, mengatakan pelaksanaan MBG didukung oleh 4.420 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG). Dari jumlah tersebut, sebanyak 4.125 SPPG telah beroperasi, sedangkan 295 lainnya masih dalam tahap persiapan.
"Penerima manfaat Program MBG di Jawa Timur hingga akhir Juni 2026 mencapai 9,02 juta orang," ujar Wahidin saat Press Conference ALCo APBN KiTa Regional Jawa Timur di Surabaya, Senin, 27 Juli 2026.
Ia menjelaskan, penerima manfaat terdiri atas 7,17 juta peserta didik dan 1,86 juta nonpeserta didik. Program tersebut menjadi bagian dari upaya pemerintah meningkatkan kualitas gizi masyarakat sekaligus mendukung pembangunan sumber daya manusia.
Wahidin menyampaikan, selama Juni 2026 tidak terjadi perubahan indikator pelaksanaan program. Kondisi tersebut dipengaruhi adanya moratorium pembangunan SPPG baru, penghentian sementara layanan selama masa libur sekolah, serta penguatan tata kelola program.
"Selama Juni 2026 tidak terdapat perubahan indikator program karena adanya moratorium pembangunan SPPG baru, penghentian sementara layanan selama libur sekolah, serta penguatan tata kelola melalui audit, standardisasi, dan penataan operasional," katanya.
Menurut Wahidin, pemerintah saat ini memfokuskan upaya pada peningkatan kualitas pelaksanaan program melalui audit, standardisasi, dan pembenahan operasional agar implementasi MBG berjalan lebih efektif dan tepat sasaran. Ia menambahkan, perluasan implementasi Program MBG diperkirakan kembali dilakukan pada tahun ajaran baru seiring berakhirnya masa penyesuaian operasional. Pemerintah optimistis cakupan layanan akan terus meningkat sehingga semakin banyak masyarakat yang memperoleh manfaat dari program tersebut.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....