Dana Operasional Mandek, Program MBG di Surabaya Terganggu
- 07 Mei 2026 17:16 WIB
- Surabaya
RRI.CO.ID, Surabaya - Sejumlah Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Surabaya mengaku akan menghentikan operasional mulai besok, Jumat 8 Mei 2026. Ditengarahi anggaran dari Pemerintah Pusat, yakni Badan Gizi Nasional (BGN) mandeg alias belum turun.
Dewi, pemilik SPPG Siwalankerto 2 mengaku, anggaran untuk operasional Makan Bergizi Gratis (MBG) terpenuhi hingga hari ini, Kamis 7 Mei 2026. Sehingga mulai besok, operasional dihentikan sementara, sampai anggaran dicairkan.
"Jadi untuk besok, rencana kami tutup sementara sampai dengan dana ini turun ke dapur kami," ujarnya.
Selama ini, anggaran dari pusat turun sebesar Rp150 juta setiap kali transaksi, untuk operasional selama kurang lebih satu minggu. Dewi mengaku telah melakukan koordinasi dengan kantor korwil dan juga yasayan, sehingga tidak menganggu penyaluran MBG bagi siswa.
"Setahu saya ada juga yang berhenti di minggu ini, tapi dimana saja dan ada berapa dapur saya kurang tahu," katanya.
Pada kesempatan tersebut, Anggota Komisi VII DPR RI Bambang Haryo Soekartono meninjau langsung operasional SPPG Siwalankerto 2 Surabaya. Ia berharap tidak terjadi hambatan pada proses pencairan anggaran untuk dapur SPPG dimanapun.
"Saya akan cek, tentu permasalahan utama dari SPPG ini adalah modal. Modal mereka terbatas, jadi saya pikir kita sangat mengharapkan tidak terjadi hambatan dari sisi finansial," tegasnya.
Selain finansial, yang menjadi sorotan Bambang Haryo pada SPPG ini adalah kebersihan, higenitas, maupun rasa menu MBG. Ia meminta agar makanan yang disajikan tidak hanya memenuhi gizi, tetapi juga enak dan sesuai selera anak anak.
"Perlu ada perbaikan dari sisi kebersihan, kalau IPAL sudah bagus, walaupun harus bisa ditingkatkan. Masalah proses juga bisa disesuaikan lagi, dapur terlalu panas. Dari sisi rasa juga, tentu siswa sekolah ini menginginkan rasa yang enak, dan jumlah yang cukup," imbuhnya.
Kepala SPPG Siwalankerto 2 Surabaya Yusuf mengaku akan memperbaiki atas evaluasi yang disampaikan Anggota DPR RI. Pihaknya selalu berupaya meningkatkan kualitas operasional, mulai dari menu, maupun dari para relawannya.
"Mengenai kebersihan, itu tidak hanya di hari hari tertentu saja, tapi setiap hari. Khusus untuk kualitas makanan tadi, kami lagi berbenah untuk menciptakan citarasa bagaimana menu itu mengutamakan kearifan lokal, sehingga citasara kami utamakan," tuturnya.
SPPG Siwalankerto 2 ini melayani sekitar 3ribuan ompreng MBG. Yang diperuntukkan bagi anak sekolah maupun kelompok 3B yaitu Bumil, Busui, dan Balita non PAUD.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....