Ramadan Momentum Sempurnakan Ibadah
- 19 Feb 2026 08:37 WIB
- Surabaya
RRI.CO.ID, Surabaya - Bulan suci Ramadan kembali menyapa umat Islam dengan membawa harapan, keimanan, dan kesempatan memperbaiki kualitas ibadah. Ramadan menjadi momentum istimewa untuk mendekatkan diri kepada Allah SWT, sekaligus merenungi perjalanan hidup yang penuh ujian dan kehilangan.
Ustazah Rachma Ayuningtyas Ketua Departemen Humas PW Salimah Jatim yang akrab disapa Ustazah Yuyun, mengajak umat Islam menyambut Ramadhan dengan rasa syukur dan haru. Menurutnya, pertemuan kembali dengan Ramadhan merupakan karunia besar yang tidak semua orang dapat rasakan.
“Penuh rasa syukur dan haru kita bisa bertemu Ramadhan tahun ini, karena di sekitar kita banyak kabar duka dari orang-orang terdekat yang telah diwafatkan oleh Allah SWT. Mudah-mudahan kita dimampukan untuk menyempurnakan ibadah di bulan Ramadhan,” ujar Ustazah Yuyun saat memberikan tausyiah dalam Program Mutaiara Pagi Pro 1 RRI Surabaya, Kamis, 19 Februari 2026.
| Baca juga: Ramadan Momentum Meraih Ampunan Allah SWT |
Ia menegaskan, Ramadhan adalah bulan yang dinantikan oleh umat Muslim yang beriman, karena di dalamnya terdapat kewajiban puasa sebagai sarana membentuk pribadi yang bertakwa. Hal tersebut sebagaimana firman Allah SWT dalam Surah Al-Baqarah ayat 183: “Wahai orang-orang yang beriman, diwajibkan atas kamu berpuasa sebagaimana diwajibkan atas orang-orang sebelum kamu agar kamu bertakwa.”
Lebih lanjut, Ustazah Yuyun mengingatkan bahwa Rasulullah SAW selalu menyampaikan kabar gembira saat datangnya bulan Ramadhan. Dalam hadis sahih riwayat Imam Bukhari dan Muslim, Rasulullah SAW bersabda: “Telah datang kepada kalian bulan Ramadhan, bulan yang penuh berkah. Allah mewajibkan kalian berpuasa di dalamnya. Pintu-pintu surga dibuka, pintu-pintu neraka ditutup, dan setan-setan dibelenggu.”
Menurutnya, Ramadhan adalah karunia luar biasa yang tidak boleh disia-siakan. Setiap amal kebaikan dilipatgandakan pahalanya, sehingga umat Islam dianjurkan meningkatkan kualitas dan kuantitas ibadah melebihi hari-hari biasa.
| Baca juga: Ramadan, Bulan Turunnya Al-Qur’an |
“Sudah selayaknya sebagai bentuk syukur, kita mengisi Ramadhan dengan amalan terbaik. Jika biasanya hanya menjalankan ibadah wajib, maka di bulan ini bisa ditambah dengan amalan sunnah seperti shalat rawatib dan shalat tarawih,” jelasnya.
Ustazah Yuyun juga menegaskan bahwa puasa merupakan salah satu rukun Islam yang wajib ditunaikan. Islam, lanjutnya, dibangun di atas lima sendi, yakni syahadat, shalat, zakat, puasa, dan haji. Jika salah satunya ditinggalkan, maka bangunan keislaman seseorang menjadi rapuh.
Ia menambahkan, keikhlasan, kekhusyukan, dan konsistensi dalam menjalankan ibadah menjadi kunci untuk mencapai ibadah di level terbaik. Keikhlasan bahkan menjadi syarat sah diterimanya ibadah, sebagaimana hadis Rasulullah SAW: “Sesungguhnya setiap amal tergantung niatnya.” (HR. Bukhari dan Muslim).
Melalui Ramadhan, umat Islam diajak tidak hanya menahan lapar dan dahaga, tetapi juga memperbaiki akhlak, memperbanyak amal saleh, serta menjaga keikhlasan dalam setiap ibadah, sebagai bekal meraih ketakwaan dan ridha Allah SWT.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....