Sekolah Rakyat Segera Dibangun di Sidoarjo
- 06 Feb 2026 20:52 WIB
- Surabaya
RRI.CO.ID, Sidoarjo – Kabupaten Sidoarjo dipastikan menjadi salah satu daerah yang segera menyelenggarakan program Sekolah Rakyat, sebagai upaya strategis pemerintah dalam memutus rantai kemiskinan dan meningkatkan kualitas sumber daya manusia dari keluarga kurang mampu.
Hal tersebut ditegaskan Menteri Sosial Saifullah Yusuf atau Gus Ipul saat menghadiri Sosialisasi Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN) bersama seluruh camat, kepala desa, dan pilar sosial di Kabupaten Sidoarjo, yang digelar di Mall Pelayanan Publik, Jumat.
“Kita bikin komitmen, mari kita percepat penyelenggaraan Sekolah Rakyat, apakah dengan rintisan dulu atau langsung gedung permanen. Semua tergantung kondisi lapangan. Kami senang jika ini disambut dengan semangat oleh Bupati Sidoarjo,” ujar Gus Ipul, Jumat 6 Februari 2026.
Gus Ipul menjelaskan, terdapat sejumlah persyaratan yang harus dipenuhi pemerintah daerah sebelum menyelenggarakan Sekolah Rakyat, salah satunya memastikan status lahan yang diusulkan merupakan milik pemerintah daerah dan tidak dalam sengketa.
Menurutnya, Sekolah Rakyat yang digagas Presiden Prabowo Subianto menjadi miniatur pengentasan kemiskinan nasional. Program ini menyasar anak-anak dari keluarga Desil 1 dan Desil 2 berdasarkan DTSEN untuk mendapatkan pendidikan yang layak, sementara orang tua mereka akan diberdayakan melalui berbagai program sosial dan ekonomi.
“Anak-anaknya kita sekolahkan, orang tuanya kita berdayakan. Ini satu ekosistem pengentasan kemiskinan yang terintegrasi,” kata Gus Ipul.
Sementara itu, Bupati Sidoarjo Subandi menyatakan kesiapan pemerintah daerah dalam mendukung penuh program Sekolah Rakyat. Ia mengungkapkan, Pemkab Sidoarjo telah menyiapkan lahan seluas 9,5 hektare yang berlokasi di Desa Buncitan, Kecamatan Sedati.
“Pemkab Sidoarjo sudah menyiapkan lahan seluas 9,5 hektare di Desa Buncitan, Sedati. Lokasinya nanti dekat dengan kawasan kampus ITS yang juga memiliki lahan di sana. Kita lakukan tukar guling dengan sekolah perikanan, karena kita punya lahan 10,5 hektare,” ujar Subandi.
Subandi menambahkan, pelaksanaan Sekolah Rakyat di Sidoarjo akan dimulai dengan sekolah perintis pada 2026, sambil menunggu pembangunan sekolah permanen yang direncanakan dimulai pada 2027.
“Rencana pembangunan fisik di tahun 2027. Tahun 2026 kita buka dulu sekolah rakyat perintis, rencananya bekerja sama dengan Universitas Negeri Surabaya (Unesa) dan berlokasi di wilayah Gedangan,” katanya.
Ia menegaskan, pesan dari Menteri Sosial agar Sekolah Rakyat di Sidoarjo segera direalisasikan menjadi komitmen bersama pemerintah daerah untuk membentuk generasi yang unggul dan tangguh ke depan.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....