7 Benda di Rumah yang Disebut Bisa Menghambat Rezeki Menurut Feng Shui

  • 29 Sep 2026 15:55 WIB
  •  Sungaipenuh

RRI.CO.ID, Sungai Penuh - Dalam Feng Shui, kondisi rumah kerap mencerminkan keadaan serta energi penghuninya. Keyakinan tersebut juga mencakup aspek rezeki, keberuntungan, dan kondisi keuangan. Karena itu, banyak praktisi Feng Shui menyarankan penghuni menjaga kondisi rumah tetap terawat.

Barang rusak, benda yang menumpuk, serta barang tanpa fungsi dianggap dapat menghambat energi positif. Selain itu, benda yang sudah kehilangan fungsi atau nilai juga dipercaya menghalangi datangnya keberuntungan. Oleh karena itu, penghuni sebaiknya menjaga rumah tetap bersih, rapi, terang, dan memiliki sirkulasi udara yang baik.

Mengutip Astrotalk, terdapat tujuh jenis benda yang kerap dianggap menghambat aliran rezeki. Benda-benda tersebut juga dipercaya dapat memengaruhi kestabilan finansial penghuni rumah. Namun, pandangan tersebut merupakan bagian dari kepercayaan Feng Shui, bukan fakta ilmiah.

1. Mainan lama

Mainan lama yang sudah kehilangan nilai sentimental dianggap menyimpan energi masa lalu. Jika penghuni terus menyimpannya, benda tersebut dipercaya menciptakan energi yang stagnan. Kondisi itu kemudian dianggap dapat menghambat pertumbuhan dan kemajuan.

Karena itu, pemilik rumah dapat memilah kembali mainan yang masih memiliki fungsi. Sementara itu, mainan yang sudah tidak terpakai dapat disumbangkan atau disimpan secara lebih teratur. Langkah tersebut membantu menjaga ruang tetap lapang dan nyaman.

2. Sepatu yang belum pernah dipakai

Dalam Feng Shui, sepatu melambangkan perjalanan yang seseorang tempuh dalam kehidupan. Karena itu, banyak sepatu yang tidak pernah digunakan dianggap dapat menciptakan hambatan energi. Kondisi tersebut kemudian dikaitkan dengan tersendatnya peluang, termasuk peluang finansial.

Oleh sebab itu, penghuni dapat memeriksa kembali isi rak atau lemari sepatu. Sepatu yang masih layak pakai tetapi tidak pernah digunakan dapat diberikan kepada orang lain. Dengan begitu, ruang penyimpanan menjadi lebih tertata dan tidak penuh barang.

3. Pakaian yang robek atau rusak

Pakaian dengan jahitan robek, kancing hilang, atau warna yang memudar juga masuk dalam daftar tersebut. Feng Shui menganggap kerusakan pada pakaian sebagai simbol adanya retakan energi. Selain itu, kondisi tersebut dipercaya mencerminkan sikap mengabaikan sesuatu yang sudah tidak layak.

Pandangan Feng Shui menyebut kondisi itu dapat melemahkan rasa kekuatan pribadi. Selanjutnya, kondisi tersebut juga dikaitkan dengan keamanan finansial penghuni. Karena itu, pemilik rumah dapat memperbaiki atau menyortir pakaian yang sudah rusak.

4. Dompet rusak

Feng Shui menempatkan dompet sebagai salah satu simbol yang berkaitan dengan kelimpahan. Karena itu, dompet yang robek, usang, atau berubah bentuk dianggap dapat menghambat aliran uang. Keyakinan tersebut membuat kondisi dompet mendapat perhatian khusus.

Praktisi Feng Shui menyarankan pemilik menjaga dompet tetap bersih dan rapi. Selain itu, dompet juga sebaiknya tetap memiliki fungsi yang baik. Dengan kondisi tersebut, mereka meyakini aliran uang dapat berjalan lebih lancar.

5. Elektronik yang rusak

Peralatan elektronik yang sudah tidak berfungsi juga mendapat perhatian dalam Feng Shui. Barang rusak tersebut dianggap mencerminkan energi yang tidak produktif. Jika penghuni terus menyimpannya, kondisi itu dipercaya menciptakan suasana stagnan.

Selanjutnya, energi stagnan tersebut kerap dikaitkan dengan ritme bisnis dan keuangan. Karena itu, penghuni sebaiknya memperbaiki peralatan yang masih bernilai guna. Jika sudah tidak bisa digunakan, penghuni dapat menyingkirkannya agar ruang tetap tertata.

6. Pot bunga dan vas kosong

Pot bunga serta vas kosong juga masuk dalam daftar benda yang dianggap membawa energi kurang baik. Feng Shui mengaitkan kondisi kosong dengan simbol ketidakpuasan. Selain itu, kekosongan tersebut dipercaya mencerminkan kurangnya pertumbuhan.

Karena itu, praktisi Feng Shui menyarankan penghuni mengisi pot dengan tanaman atau tanah. Sementara itu, vas dapat digunakan untuk menempatkan bunga. Dengan demikian, benda tersebut tidak sekadar memenuhi ruang tanpa fungsi.

7. Tanaman layu

Tanaman layu menjadi benda terakhir yang masuk dalam daftar tersebut. Feng Shui menganggap tanaman layu sebagai simbol energi yang mulai terkuras. Kondisi tersebut juga dianggap menggambarkan proses pembusukan yang berlawanan dengan vitalitas.

Dalam keyakinan Feng Shui, energi kekayaan membutuhkan simbol kehidupan dan pertumbuhan. Karena itu, tanaman yang sudah layu sebaiknya segera dirawat atau diganti. Langkah tersebut sekaligus membuat suasana rumah terasa lebih segar dan terawat.

Pada akhirnya, Feng Shui mendorong penghuni memperhatikan kondisi benda yang berada di rumah. Pandangan tersebut menghubungkan kerapian dan kondisi barang dengan energi serta kelimpahan. Meski begitu, pembaca dapat memandangnya sebagai bagian dari tradisi dan kepercayaan Feng Shui, bukan kepastian tentang kondisi keuangan seseorang.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....