24 Kantor Camat di Merangin Ditargetkan Bebas Blank Spot Internet
- 18 Sep 2026 09:18 WIB
- Sungaipenuh
RRI.CO.ID, Sungai Penuh - Pemerintah Kabupaten Merangin terus memperkuat infrastruktur digital hingga ke tingkat kecamatan. Pemkab menargetkan seluruh kantor camat di 24 kecamatan sudah terhubung jaringan internet terintegrasi pada akhir tahun anggaran 2026.
Pemerintah daerah menyiapkan jaringan dengan kapasitas yang memadai. Dengan begitu, kantor camat tidak lagi menghadapi kendala blank spot saat menjalankan pelayanan dan administrasi pemerintahan.
Asisten III Setda Merangin Hennizor menyampaikan hal tersebut saat membuka Rapat Koordinasi (Rakor) Penyelenggaraan Jaringan Intra Pemerintah Daerah di ruang rapat Kantor Dinas Kominfo Merangin, Kamis 17 September 2026.
Rakor tersebut diikuti 24 camat atau perwakilan dari masing-masing kecamatan. Dalam kesempatan itu, Hennizor menegaskan bahwa pemerintah daerah perlu mengarahkan pekerjaan pemerintahan pada sistem digital.
“Jadi nanti semua kantor camat tidak ada lagi yang blank spot. Semua akan teraliri jaringan internet. Kita bekerja harus berbasis Pemerintahan Digital (Pemdigi),” ujar Hennizor.
Menurut Hennizor, penerapan Pemdigi menjadi bagian dari upaya pemerintah mengikuti perkembangan teknologi. Sistem tersebut mendorong aktivitas pemerintahan memanfaatkan platform digital untuk mendukung pekerjaan dan pelayanan publik.
Sementara itu, Kepala Dinas Kominfo Merangin Akhoi mengatakan Pemkab Merangin mulai memusatkan jaringan internet seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) pada jaringan terintegrasi di Dinas Kominfo sejak tahun anggaran 2025.
Kemudian, pemerintah melanjutkan pengembangan jaringan tersebut pada 2026. Dinas Kominfo menargetkan jaringan terintegrasi bisa menjangkau seluruh kantor camat melalui anggaran perubahan tahun 2026.
“Kami akan terus berupaya membangun jaringan internet ini sampai ke tingkat kecamatan pada tahun anggaran 2026 melalui anggaran perubahan. Ke depannya, akan kami kembangkan lagi sampai ke tingkat desa,” terang Akhoi.
Karena itu, Akhoi meminta kecamatan yang masih mengalokasikan anggaran internet hingga akhir 2026 mempertimbangkan pengalihan anggaran tersebut. Kecamatan dapat menggeser anggaran untuk mendukung kegiatan lain pada perubahan APBD 2026.
Lebih lanjut, Akhoi menjelaskan jaringan internet terintegrasi akan mendukung penggunaan berbagai aplikasi pemerintahan. Salah satunya Aplikasi Srikandi yang membantu proses persuratan dan administrasi pemerintahan secara digital.
Selain mempercepat pekerjaan, jaringan internet juga membuka peluang bagi setiap kantor camat untuk mengaktifkan website dan media sosial secara optimal. Dengan demikian, masyarakat dapat memperoleh informasi mengenai program dan pelayanan pemerintah dengan lebih mudah.
Pemkab Merangin berharap penguatan jaringan internet hingga tingkat kecamatan dapat mempercepat transformasi digital. Pada tahap berikutnya, pemerintah daerah juga menyiapkan pengembangan jaringan hingga ke tingkat desa.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....