Bupati Merangin Sidak Sendirian, Kantor Perkim Malah Sepi
- 21 Agt 2026 09:37 WIB
- Sungaipenuh
RRI.CO.ID, Sungai penuh - Bupati Merangin H M Syukur kembali melakukan inspeksi mendadak (sidak) untuk memastikan kedisiplinan aparatur pemerintah. Kali ini, ia mendatangi Kantor Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Perkim) Merangin seorang diri, Rabu 19 Agustus 2026.
Tanpa pengawalan, H M Syukur masuk ke kantor tersebut dan mengucapkan salam. Namun, tidak ada pegawai yang menyahut. Bupati kemudian menyusuri sejumlah ruang kerja dan mendapati banyak ruangan dalam kondisi kosong.
“Mana pegawainya, kok tidak ada orangnya” tanya H M Syukur.
Bupati juga mencari para kepala bidang (kabid). Seorang pegawai perempuan menjelaskan bahwa salah satu kabid sedang menjalankan tugas ke Jambi.
H M Syukur kemudian mempertanyakan keberadaan kabid lainnya. Ia juga menyoroti meja resepsionis yang kosong hingga sejumlah ruang kerja lain yang belum terisi pegawai.
Pegawai tersebut sempat menjelaskan bahwa sebagian pegawai masih beristirahat. Namun, bupati langsung mempertanyakan waktu istirahat yang berlaku di kantor pemerintahan.
“Waktu istirahat kantor itu dari jam berapa sampai jam berapa?” tanyanya.
Pegawai menjawab waktu istirahat berlangsung pukul 12.00 hingga 13.00 WIB. Saat itu, waktu sudah melewati pukul 13.00 WIB, bahkan mendekati pukul 14.00 WIB. Namun, sebagian besar pegawai belum kembali ke ruang kerja.
Bupati kemudian meminta melihat sistem absensi. Kantor Perkim sudah menggunakan fingerprint, tetapi operator absensi juga tidak berada di tempat. H M Syukur meminta data absensi hari itu dicetak untuk diperiksa.
Usai mengecek sejumlah ruangan, H M Syukur menuju mushola kantor. Ia langsung menyoroti kondisi ruangan tersebut yang tampak kotor dengan karpet yang sudah lusuh.
“Kasi tahu kadisnya, ini tempat sholat, masak karpetnya kotor begini,” ujar bupati.
H M Syukur bahkan menawarkan diri untuk membantu menyediakan fasilitas mushola jika dinas belum mampu membenahinya.
“Kalau tidak bisa memperbaiki ruang ini, biar bupati yang membelikan karpet dan AC ruangannya,” katanya.
Menurutnya, sekitar 70 pegawai bekerja di Dinas Perkim. Karena itu, ia meminta jajaran dinas menjaga kebersihan mushola agar pegawai dapat beribadah dengan nyaman.
“Sediakan kamar mandi dan tempat wudhu yang bersih. Kalau musholanya kotor begitu, artinya mushola itu tidak pernah disapu dan jarang dipakai,” tegasnya.
Setelah pegawai membersihkan mushola, H M Syukur melaksanakan salat Zuhur berjamaah di tempat tersebut. Ia bertindak sebagai imam bersama sejumlah pegawai yang berada di kantor.
Bupati meninggalkan Kantor Dinas Perkim sekitar pukul 14.00 WIB.
Sebelum mendatangi Dinas Perkim, H M Syukur juga melakukan sidak seorang diri ke Puskesmas Bangko dan Puskesmas Bangko Barat.
Di kedua fasilitas kesehatan tersebut, bupati menekankan pentingnya kedisiplinan sekaligus pelayanan prima. Ia meminta seluruh jajaran memastikan masyarakat mendapat pelayanan yang cepat, ramah, dan maksimal.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....