Bawa Sampah dari Rumah Dinas, M. Syukur Resmi Luncurkan Bank Sampah Baru

  • 16 Agt 2026 17:11 WIB
  •  Sungaipenuh

RRI.CO.ID, Sungai Penuh - Bupati Merangin M. Syukur resmi meluncurkan Program Bank Sampah Pulau Kemang Jaya di Lapangan Voli Rumah Dinas Bupati Merangin, Lingkungan Pulau Kemang, Kelurahan Dusun Bangko, Kecamatan Bangko, Sabtu 15 Agustus 2026.

Peluncuran tersebut menjadi langkah nyata Pemerintah Kabupaten Merangin dalam mendorong masyarakat mengelola sampah sekaligus mengubah limbah rumah tangga menjadi sesuatu yang bernilai ekonomi.

Kegiatan itu dirangkaikan dengan Kampanye Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (Germas). Warga mengikuti senam sehat bersama dan memanfaatkan layanan pemeriksaan kesehatan gratis.

Ada aksi menarik dalam peluncuran tersebut. Bupati M. Syukur tidak hanya memberikan arahan, tetapi ikut menjadi nasabah Bank Sampah Pulau Kemang Jaya.

Ia membawa langsung sampah plastik dari rumah dinasnya untuk ditimbang. Setelah proses penimbangan selesai, pengelola menyerahkan kartu tabungan khusus kepada Bupati.

Nilai sampah yang terkumpul nantinya akan dibayarkan sesuai harga jual ketika kuota sampah telah terpenuhi.

Langkah tersebut menjadi contoh langsung kepada masyarakat bahwa pengelolaan sampah dapat dimulai dari rumah masing-masing.

Bank Sampah Pulau Kemang Jaya beroperasi setiap Sabtu dan Minggu mulai pukul 08.00 hingga 12.00 WIB.

Pengelola menerima sejumlah jenis sampah yang memiliki nilai ekonomi, seperti plastik, logam, kardus, dan kertas.

Melalui sistem tersebut, masyarakat tidak lagi memandang sampah sebagai barang yang harus dibuang begitu saja. Sampah yang telah dipilah dapat dikumpulkan, ditimbang, dicatat, kemudian memberikan manfaat ekonomi bagi warga.

Dalam arahannya, Bupati M. Syukur menyoroti persoalan sampah yang ikut meningkat seiring pertumbuhan aktivitas ekonomi masyarakat.

Menurutnya, peningkatan ekonomi biasanya berjalan beriringan dengan bertambahnya volume sampah. Karena itu, pemerintah membutuhkan dukungan masyarakat untuk mengatasi persoalan tersebut.

“Pertumbuhan ekonomi yang pesat berbanding lurus dengan peningkatan volume sampah. Hal ini harus diimbangi dengan kesadaran masyarakat. Manusia adalah makhluk yang sempurna, namun kita tidak bisa mengelola permasalahan sampah ini sendirian tanpa sinergi bersama,” tegas M. Syukur.

Ia berharap gerakan bank sampah tumbuh di berbagai lingkungan. Dengan begitu, masyarakat dapat ikut menjaga kebersihan sekaligus memperoleh manfaat ekonomi dari sampah yang mereka kelola.

Kepala Bidang Pengelolaan Sampah dan Limbah B3 Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Merangin, Allazi, mengatakan Bank Sampah Pulau Kemang Jaya menjadi pelopor bank sampah di tingkat RT di Kabupaten Merangin.

Menurutnya, pengelola bank sampah telah mendapatkan Surat Keputusan (SK) langsung dari pihak kelurahan. Sementara itu, DLH berperan sebagai pembina.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....