Dorong Ekonomi Masyarakat,Pemkab Merangin Gandeng PNM Perkuat UMKM

  • 30 Jul 2026 14:52 WIB
  •  Sungaipenuh

RRI.CO.ID.Sungai Penuh - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Merangin terus memperkuat upaya meningkatkan perekonomian masyarakat, khususnya pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) serta kelompok ekonomi ultra mikro. Salah satu langkah yang ditempuh yakni menjalin sinergi dengan PT Permodalan Nasional Madani (PNM) Cabang Jambi untuk memperluas akses pembiayaan, pendampingan usaha, hingga pengembangan ekonomi sirkular berbasis pengelolaan sampah.

Kolaborasi tersebut dibahas dalam pertemuan yang berlangsung di ruang kerja Wakil Bupati Merangin, Kamis 30 Juli 2026. Pertemuan diinisiasi Kepala Dinas Koperasi, Usaha Kecil Menengah, Perdagangan, dan Perindustrian (DKUKMPP) Merangin, Andrie Fransusman, dan dihadiri Wakil Bupati Merangin A. Khafidh, jajaran PNM Cabang Jambi, serta Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Merangin, Syafrani.

Wakil Bupati Merangin A. Khafidh menyambut baik komitmen PNM yang ingin memperluas jangkauan layanan sekaligus berkolaborasi dengan pemerintah daerah. Menurutnya, program pembiayaan dan pembinaan bagi pelaku usaha mikro sangat penting untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat, terutama kelompok ekonomi menengah ke bawah.

"Saya atas nama pemerintah mengucapkan terima kasih dan selamat berkolaborasi antara PNM dengan Pemda. Muatannya tentu untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat, apalagi untuk masyarakat level bawah," ujar A. Khafidh.

Pimpinan PNM Cabang Jambi, Erwin Syafriadi, menjelaskan bahwa lembaganya tidak hanya menyediakan pembiayaan usaha, baik dengan maupun tanpa agunan, tetapi juga memberikan pendampingan kepada pelaku UMKM.

Program tersebut meliputi pelatihan kewirausahaan, pemasaran digital, pendampingan perizinan usaha, hingga pengembangan desain kemasan produk agar mampu bersaing di pasar yang lebih luas.

Menurut Erwin, kolaborasi dengan Pemkab Merangin diharapkan mampu mempercepat pertumbuhan UMKM sekaligus meningkatkan kapasitas pelaku usaha lokal.

Kerja sama ini juga dinilai selaras dengan berbagai fasilitas yang telah dimiliki Pemkab Merangin, seperti Pusat Layanan Usaha Terpadu (PLUT), rumah produksi olahan jahe, rumah produksi kopi, serta rumah kemasan.

Keberadaan fasilitas tersebut diharapkan semakin optimal dengan dukungan pembinaan sumber daya manusia dan akses permodalan dari PNM.

Selain sektor UMKM, pembahasan juga menyentuh pengembangan ekonomi sirkular melalui pengelolaan bank sampah di tingkat kecamatan.

Kepala DLH Merangin, Syafrani, mengusulkan adanya dukungan pembiayaan maupun bantuan peralatan bagi pengelola bank sampah agar sampah yang diolah memiliki nilai ekonomi lebih tinggi.

Menurutnya, keberadaan bank sampah tidak hanya mengurangi timbunan sampah, tetapi juga mampu menciptakan sumber penghasilan baru bagi masyarakat dan para pemulung.

Menanggapi usulan tersebut, PNM menyatakan siap mereplikasi program pengelolaan sampah berbasis ekonomi sirkular yang telah berhasil diterapkan di sejumlah daerah. Dalam program itu, sampah rumah tangga yang dikumpulkan masyarakat dapat dikonversi menjadi tabungan atau pembayaran angsuran pembiayaan.

Sementara itu, Kepala DKUKMPP Merangin, Andrie Fransusman, berharap kolaborasi antara Pemkab Merangin dan PNM mampu membangkitkan geliat ekonomi masyarakat serta mempercepat pertumbuhan UMKM di daerah.

"Ada banyak program yang sangat berpihak kepada UMKM, semoga dari pertemuan ini, UMKM di Merangin dapat tumbuh dan berkembang lebih baik," katanya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....