Demi Merangin Bersih,M. Syukur Tambah Armada Dinas Lingkungan Hidup

  • 16 Agt 2026 17:10 WIB
  •  Sungaipenuh

RRI.CO.ID, Sungai Penuh - Bupati Merangin M. Syukur menunjukkan keseriusannya mewujudkan Kabupaten Merangin yang bersih dan tertata. Pemerintah daerah bahkan menyiapkan dukungan anggaran besar untuk memperkuat sarana operasional Dinas Lingkungan Hidup (LH).

Komitmen tersebut disampaikan M. Syukur saat memberikan arahan dalam peluncuran program Bank Sampah dan Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (Germas), Sabtu 15 Agustus 2026.

Bupati menegaskan, Pemkab Merangin akan memenuhi kebutuhan Dinas LH untuk menunjang pelayanan kebersihan. Menurutnya, fasilitas yang memadai menjadi salah satu kunci agar petugas mampu menangani persoalan sampah secara maksimal.

“Tidak ada satu pun yang diminta oleh Dinas LH yang tidak dipenuhi. Itu karena saya pengin kota ini bersih, Merangin ini bersih. Banyak negara yang saya kunjungi, negara-negara Eropa dan semacamnya, tidak ada yang lebih indah dari kita Indonesia ini,” ujar M. Syukur.

Sebagai bentuk dukungan nyata, M. Syukur memprioritaskan anggaran untuk menambah sarana dan armada kebersihan. Pemkab Merangin bahkan memberikan pengecualian pengadaan kendaraan untuk Dinas LH.

Ia mengatakan, pemerintah saat ini membatasi pembelian mobil dinas. Namun, kebijakan tersebut tidak berlaku untuk kebutuhan operasional Dinas LH.

“Mohon maaf, sekarang itu tidak ada lagi pembelian mobil dinas, tapi khusus untuk LH, saya perbolehkan. Kemarin, kita belik dua lagi mobil dinas untuk LH,” katanya.

Tidak berhenti di situ, Pemkab Merangin kembali menyiapkan tambahan armada melalui APBD Perubahan.

M. Syukur menyebut pemerintah akan membeli tiga unit mobil berukuran besar. Setiap unit memiliki nilai sekitar Rp1,3 miliar.

Selain itu, pemerintah juga menyiapkan satu unit beko loader, tambahan armada Amroll, serta 10 unit motor roda tiga. Kendaraan tersebut nantinya akan dibagikan kepada kelurahan untuk mendukung pengelolaan sampah di tingkat lingkungan.

M. Syukur menilai penyediaan armada dan fasilitas kebersihan saja belum cukup. Pemerintah membutuhkan partisipasi masyarakat agar program kebersihan dapat berjalan secara berkelanjutan.

Ia mengajak masyarakat, khususnya kaum ibu, menjadi pelopor dalam pengelolaan sampah mulai dari lingkungan masing-masing.

“Begitu manjanya pemerintah terhadap masyarakat agar kota ini bersih. Itu pun masih sulit terwujud. Maka itu Ibu-ibu, jadilah pelopor pengelolaan sampah. Walaupun berada di lingkungan yang kecil, tapi bisa menjadi contoh buat orang banyak,” pungkasnya.

Menurutnya, perubahan tidak harus dimulai dari langkah besar. Kebiasaan sederhana seperti memilah dan mengelola sampah dari rumah dapat memberikan dampak bagi lingkungan yang lebih luas.

Melalui program Bank Sampah dan Germas, Pemkab Merangin berharap kesadaran masyarakat terhadap kebersihan terus tumbuh. Pemerintah menyiapkan fasilitas, sementara masyarakat memiliki peran penting dalam menjaga lingkungan.

Dengan kolaborasi tersebut, target menjadikan Merangin sebagai daerah yang bersih, sehat, dan tertata diharapkan semakin mudah diwujudkan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....