Bupati M. Syukur Lantik 237 Kepala Sekolah, Tegaskan Peningkatan Mutu Pendidikan
- 07 Jun 2026 17:55 WIB
- Sungaipenuh
RRI.CO.ID, Sungai Penuh - Bupati Merangin M. Syukur resmi melantik dan mengambil sumpah jabatan terhadap 237 kepala sekolah di lingkungan Pemerintah Kabupaten Merangin. Pelantikan yang berlangsung khidmat di Aula Rumah Dinas Bupati Merangin, Sabtu 6 Juni 2026, menjadi momentum penting dalam upaya memperkuat kualitas pendidikan di daerah tersebut.
Sebanyak 237 pejabat yang dilantik terdiri dari 7 Kepala Taman Kanak-Kanak (TK), 186 Kepala Sekolah Dasar (SD), dan 44 Kepala Sekolah Menengah Pertama (SMP).
Dalam sambutannya, Bupati M. Syukur menegaskan bahwa jabatan kepala sekolah bukanlah hadiah ataupun sekadar fasilitas dari pemerintah. Menurutnya, amanah tersebut merupakan bentuk kepercayaan sekaligus tanggung jawab besar dalam menentukan arah dan masa depan pendidikan di Kabupaten Merangin.
"Mulai hari ini, wajah pendidikan di sekolah yang Anda pimpin berada di tangan Bapak dan Ibu semua. Peningkatan kualitas pendidikan adalah harga mati bagi kemajuan Kabupaten Merangin," tegasnya.
Bupati menilai kepala sekolah memiliki peran strategis sebagai ujung tombak sekaligus motor penggerak utama dalam mewujudkan visi besar peningkatan mutu pendidikan. Karena itu, ia meminta para kepala sekolah mampu beradaptasi dengan perkembangan zaman dan tidak terjebak pada pola kerja lama yang hanya berfokus pada urusan administrasi.
Pada kesempatan tersebut, M. Syukur menyampaikan empat arahan strategis yang wajib menjadi pedoman bagi seluruh kepala sekolah yang baru dilantik.
Pertama, kepala sekolah harus tampil sebagai pemimpin, bukan sekadar manajer. Mereka dituntut menjadi teladan yang mampu menginspirasi guru, tenaga kependidikan, dan peserta didik melalui semangat kerja, integritas, serta kedisiplinan yang tinggi.
Kedua, seluruh sekolah harus memacu inovasi dan adaptasi teknologi. Di era digital saat ini, menurut Bupati, tidak boleh ada lagi sekolah yang gagap teknologi atau menutup diri terhadap perubahan. Pemanfaatan teknologi harus dioptimalkan untuk menciptakan proses pembelajaran yang kreatif, efektif, dan menyenangkan.
Ketiga, Bupati menekankan pentingnya pembenahan manajemen serta transparansi pengelolaan sekolah. Penggunaan anggaran, termasuk Dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS), harus dilakukan secara terbuka, akuntabel, dan bebas dari penyimpangan. Anggaran sekolah harus diarahkan pada program-program yang berdampak langsung terhadap peningkatan kualitas siswa dan kompetensi guru.
Keempat, kepala sekolah diminta membangun sinergi dengan lingkungan dan orang tua murid. Sekolah, kata Bupati, tidak boleh menjadi "menara gading" yang terpisah dari masyarakat. Komunikasi yang baik dengan orang tua, komite sekolah, dan tokoh masyarakat menjadi faktor penting dalam keberhasilan pendidikan.
Meski mengakui tantangan yang dihadapi tidak ringan, terutama bagi kepala sekolah yang bertugas di wilayah pelosok dengan keterbatasan sarana dan akses, Bupati tetap mengajak seluruh kepala sekolah untuk menjadikan kondisi tersebut sebagai ladang pengabdian.
"Ketekunan Anda di pelosok-pelosok Merangin adalah lentera bagi anak-anak kita untuk melihat masa depan mereka," ujarnya memberi semangat.
Di akhir sambutannya, Bupati M. Syukur menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten Merangin bersama Dinas Pendidikan untuk terus meningkatkan kesejahteraan guru dan tenaga kependidikan, memperbaiki sarana-prasarana pendidikan, serta memberikan perlindungan yang lebih baik bagi para pendidik.
Sebagai timbal balik, pemerintah daerah berharap seluruh kepala sekolah yang baru dilantik mampu menunjukkan komitmen penuh, dedikasi, dan kerja nyata dalam meningkatkan mutu pendidikan sehingga mampu mencetak generasi Merangin yang unggul, berdaya saing, dan siap menghadapi tantangan masa depan.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....