413 CJH Kerinci Akan bertolak ke Tanah Suci, Bupati Titip Pesan Jaga Kekompakan

  • 07 Mei 2026 17:49 WIB
  •  Sungaipenuh

RRI.CO.ID, Sungai Penuh - Sebanyak 413 calon jamaah haji asal Kabupaten Kerinci resmi dilepas keberangkatannya oleh Bupati Kerinci dalam sebuah prosesi penuh khidmat di Gedung Islamic Center Semurup, Kamis 7 Mei 2026

Pelepasan jamaah haji tersebut berlangsung dalam suasana haru dan penuh doa. Ratusan keluarga tampak mengantar para jamaah yang akan menuju Asrama Haji Jambi sebelum diberangkatkan ke Tanah Suci Makkah.

Turut hadir dalam kegiatan itu unsur Forkopimda, tokoh agama, jajaran Pemerintah Kabupaten Kerinci, serta panitia penyelenggara ibadah haji daerah.

Dalam sambutannya, Bupati Kerinci menyampaikan ucapan selamat kepada seluruh jamaah yang mendapat kesempatan menunaikan ibadah haji tahun ini. Ia menyebut keberangkatan ke Tanah Suci merupakan anugerah sekaligus panggilan mulia dari Allah SWT.

“Ibadah haji bukan sekadar perjalanan biasa, tetapi perjalanan spiritual yang membutuhkan kesiapan fisik, mental, serta niat yang ikhlas dalam beribadah,” ujar Bupati.

Ia berpesan agar seluruh jamaah menjaga kesehatan, mempererat kebersamaan, dan saling membantu selama menjalankan rangkaian ibadah di Arab Saudi.

Selain itu, Bupati juga mengingatkan para jamaah untuk menjaga nama baik Kabupaten Kerinci dan Indonesia dengan bersikap disiplin serta mematuhi aturan yang telah ditetapkan petugas haji.

“Saya berharap seluruh jamaah dapat menjalankan ibadah dengan lancar, diberikan kesehatan, dan kembali ke daerah dalam keadaan selamat serta memperoleh haji yang mabrur,” katanya.

Pemerintah Kabupaten Kerinci, lanjut Bupati, terus berupaya memberikan pelayanan terbaik kepada jamaah haji, mulai dari tahap persiapan hingga keberangkatan.

Sementara itu, panitia penyelenggara ibadah haji daerah menjelaskan bahwa seluruh jamaah telah mengikuti berbagai tahapan persiapan, termasuk pemeriksaan kesehatan, administrasi, dan manasik haji.

Tahun ini, calon jamaah haji asal Kabupaten Kerinci berjumlah 413 orang yang dibagi dalam dua kelompok terbang (kloter).

Prosesi pelepasan ditutup dengan doa bersama yang dipimpin tokoh agama setempat, memohon agar seluruh jamaah diberikan keselamatan, kemudahan, dan kelancaran selama menjalankan ibadah di Tanah Suci.



google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....