Di Balik Kunjungan Mahasiswa ke RRI Sungailiat
- 30 Mei 2026 23:56 WIB
- Sungailiat
RRI.CO.ID, Sungailiat - Disiplin ilmu komunikasi membawa sekelompok mahasiswa datang ke RRI Sungailiat. Bidang penyiaran yang menjadi kancah mereka telaah untuk membuka wawasan seputar dunia broadcasting.
Keingintahuan mereka terhadap siaran radio dan jurnalistik radio menunjukkan bahwa RRI Sungailiat bisa menjadi acuan bagi mahasiswa yang ingin berkiprah di bidang komunikasi massa. Ini menjadi catatan bagi pengelola RRI Sungailiat untuk terus meningkatkan kualitas siaran sesuai harapan publik.
"Di benak saya, radio itu media untuk menyampaikan pesan. Misalnya, pusatnya di Sungailiat, suaranya terdengar sampai ke kota Muntok, Pangkalpinang. Di situ ada narasumbernya yang menyampaikan pesan," kata Supiarto, mahasiswa Ilmu Komunikasi Institut Pahlawan 12 (Inpalas) Bangka semester 2.
"Di benak saya, RRI itu media massa untuk interaksi. Ada pesan yang disampaikan, namun bagaimana mengolah pesan, itu yang ingin kami tahu," kata Dian Sari mahasiswa, semester 4, hal itu dibenarkan rekan sejawatnya, Nayla.
Dian mewakili Himpunan Mahasiswa Ilmu Komunikasi (HIMIK) Inpalas Bangka menyadari ilmu yang didapatkan di bangku kuliah perlu diuji keselarasannya dengan dunia kerja penyiaran. Menurut Dian, hal itu diharapkan menjadi tambahan keilmuan bagi mereka.
Mahasiswa berharap RRI Sungailiat menjadi acuan pembelajaran di luar kampus sehingga lulusan dapat berkiprah di dunia penyiaran setelah lulus kuliah. Mereka terutama ingin menjadi pengelola siaran atau pelaku penyiaran.
Tanpa jumawa, RRI Sungailiat memetik hikmah dari harapan mahasiswa itu. Ada "rasa encoding" untuk terus berkomitmen meningkatkan kompetensi seluruh pengelola, mulai dari penyiar, jurnalis, hingga teknisi siaran.
Dunia penyiaran outputnya buah dari kerja sama tim yang mumpuni, bukan semata-mata kerja individu. Karena itu "rasa encoding" perlu diikuti setiap personel untuk kompetibel demi pelayanan prima bagi publik.
Seluruh produk penyiaran dan jurnalistik radio yang tersiarkan diawali dari yang terencana, terstruktur, dan masif. Karena itu, setiap anggota tim dituntut komitmen, konsistensi, disiplin dan fokus pada bidang tugasnya. Dengan begitu, kerja sama tim akan menghasilkan karya jurnalistik radio berkualitas dan memenuhi selera publik.
Kesadaran bahwa insan radio adalah komunikator yang terlembagakan menjadi pemahaman awal. Ada tanggung jawab moral kepada lembaga sekaligus kepada publik. Karena itu pesan-pesan yang dituturkan saat mengudara mengandung konsekuensi moral bagi keduanya demi menambah pengetahuan masyarakat pendengar.
Sementara itu, bagi jurnalis radio yang terkategorikan sebagai "newsmaker", karya jurnalistiknya adalah akurasi fakta yang didukung hasil cek dan ricek kepada narasumber yang kompeten. Informasi/pemberitaan yang seimbang merupakan produk yang diperlukan masyarakat pendengar.
Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers dan Kode Etik Jurnalistik merupakan pedoman setiap langkah "newsmaker," dalam menghasilkan karya jurnalistik di media massa. Pasal 1 Kode Etik Jurnalistik: "Wartawan Indonesia bersikap independen, menghasilkan berita yang akurat, berimbang, dan tidak beritikad buruk."
Selain itu, insan RRI wajib mematuhi Pedoman Perilaku Penyiaran dan Standar Program Siaran Komisi Penyiaran Indonesia 2021 (P3SPS KPI 2021) serta Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2002 tentang Penyiaran. Pedoman internal RRI lain yang mengikat adalah PP Nomor 11 Tahun 2005, Buku Pedoman Pemberitaan RRI, dan Buku Gaya Pedoman Penulisan Berita RRI Tahun 2022.
Siaran radio idealnya menghasilkan suara jernih dan konten akurat. Keberhasilan itu buah dari kerja tim yang solid, yang peka terhadap kebutuhan pendengar, serta bekerja sepenuh hati demi orientasi pada pelayanan publik.
Lebih dari itu, rasa peduli terhadap bidang tugas menjadi krusial dalam menjalankan pelayanan prima bagi publik, mulai dari tingkat pelaksana hingga manajemen puncak. Dalam pelaksanaannya tidak boleh parsial, tetapi harus dijalankan bersama secara kooperatif, bekerja ikhlas, cerdas, dan tuntas. (Lalang Gumilang)
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....