Bola Gembira dan Pesta Bola Dunia 2026

  • 14 Mei 2026 23:04 WIB
  •  Sungailiat

RRI.CO.ID, Pangkalpinang - Pada umumnya masyarakat berharap bisa menonton gratis perhelatan Piala Dunia 2026. Harapan itu tertumpu kepada media massa audio visual, yakni TVRI yang dinyatakan sebagai media televisi yang memiliki hak siar.

Satuan kerja TVRI milik publik itu berupaya melakukan sosialisasi kepada masyarakat. Sosialisasi dilakukan melalui progam-program dalam studio bersifat life atau terekam. Selain itu sosialisasi "Cara Menonton Piala Dunia 2026 di TVRI" dilaksanakan secara outdoor dengan mengusung tagline "Bola Gembira"

"Kami lakukan sosialisasi juga di platform-platform medsos, bahkan menyebarkan brosur," kata Kepala TVRI Bangka Belitung, Emirizon kepada penulis.

TVRI Kepulauan Bangka Belitung (Babel) terus berupaya menggaungkan Bola Gembira. Hal itu tindak lanjut TVRI sebagai media massa yang memiliki hak siar Piala Dunia 2026.

Upaya itu mendapatkan dukungan dari LPP RRI Sungailiat dan LKBN Antara Biro Kepulauan Bangka Belitung. Karena itu ketiga pimpinan media massa itu berencana memformat acara secara gebyar di luar studio bersifat life di Sungailiat Kabupaten Bangka, 7 Juni 2026.

"Sosialisasi Bola Gembira sudah dilaksanakan seperti di Bangka Selatan, Bangka Tengah dan Pangkalpinang," kata Kepsta TVRI Babel, Emirizon di Ruang Pertemuan Gedung TVRI Babel di Pangkalpinang, Rabu, 13 Mei 2026.

Menurut Emir, sosialisasi outdoor itu disadarinya membutuhkan kolaborasi dengan stakeholder sesama media publik bahkan dengan unsur pemerintah daerah. Optimistis dari managemen TVRI adalah keniscayaan dengan positif thinking bila pemerintah daerah mendukung secara moril atau mungkin materiel. Karena sama-sama sebagai pelayan publik berkeharusan memberikan layanan edukasi dan layanan publik.

Emir mengatakan rencana format sosialisasi akan disampaikan kepada Bupati Bangka dan unsur Forkopimda. Hal itu penting untuk mendapatkan dorongan moril dan rekomendasi titik lokasi, sebagai tempat yang akan digunakan.

Kepsta TVRI Babel itu merencanakan Bola Gembira digelar menemui masyarakat Sungailiat. Format berisi talkshow, hiburan dengan penampilan talen, hiburan bersifat funy dan kuiz Piala Dunia di satu titik, tempat pelaksanaan.

Menurutnya, gaung Piala Dunia ini bisa dikolaborasikan dengan RRI Sungailiat dan LKBN Antara Biro Babel. Dalam sosialisasi itu, masing-masing bisa menyertakan format acara sesuai dengan karakter dan kekuatan media.

Menanggapi itu, Kepala LPP RRI Sungailiat, Ruli Prasetya Hadi mengatakan kolaborasi untuk menggarap satu acara bersifat outdoor bersama TVRI belum mendapatkan petunjuk teknis dari direksi. Karena itu gagasan Kepsta TVRI Bangka Belitung secepatnya kami koordinasikan dengan pengelola program di pusat.

Menurut Ruli, mengusung sosialisasi dengan tagline "Pesta Bola Dunia 2026". RRI melaksanakan sosialisasj itu sejak 15 April lalu sesuai Juknis. Sosialisasi pada program siaran prapertandingan selama ini berupa; greeting, promo, testimoni, dialog, trivia, pemberitaan radio dan online, ballcast, dan konten media sosial.

Program siaran nasional pada saat pertandingan nanti berupa relai siaran langsung, dialog, obrolan, konten media dan dengar bareng. "Kami juga baru terima nodin, untuk sosialisasi dengar bareng (debar) kepada kalangan tunanetra," kata Ruli.

Menurut dia, Satker RRI Sungailiat diinstruksikan untuk mematuhi kebijakan umum siaran, seperti siaran wajib bersifat informatif, edukatif, hiburan dan menjunjung sportivitas. Selain itu dilarang menyiarkan konten audio/visual dan logo yang melanggar ketentuan hak siar.

Ruli mengatakan sesuai Juknis Piala Dunia 2026 yang akan berlangsung di tiga negara; Amerika Serikat, Kanada dan Meksiko pada 11 Juni 2026-19 Juli 2026 merupakan perhelatan olahraga internasional yang dinantikan masyarakat Indonesia. RRI sebagai Lembaga Penyiaran Publik berkewajiban memberikan informasi, edukasi dan hiburan kepada masyarakat secara merata, berkualitas dan bertanggung jawab melalui siaran Piala Dunia 2026.

Terhadap gaung Piala Dunia, dukungan disampaikan Kepala LKBN Antara Biro Bangka Belitung, Feny Aprianti. Ia mengatakan sebagaimana harapan pusat, Antara di daerah agar bisa mendukung publikasi.

"Insyaallah, kami komitmen memberikan dukungan kepada TVRI Babel. Posisi kami siap sebagai mitra publikasi dan sosialisasi," kata Feny.

Tentang format talkshow Bola Gembira, Feny menyarankan agar dalam talkshow atau dialog tidak sebatas hanya disampaikan oleh pihak TVRI saja tapi juga bisa melibatkan elemen masyarakat, seperti, tokoh atau penggemar sepak bola bahkan kalangan UMKM. Ia berharap nonton bareng (nobar) nanti bisa dilaksanakan di kafe atau di warkop.

Menanggapi itu, Emirizon menjelaskan nobar bisa dilakukan dengan katagori nonkomersial yakni kegiatan nonton bareng yang tidak bertujuan mencari keuntungan finansial secara langsung dari penyelenggaraan acara tersebut. Sedangkan nobar komersial adalah kegiatan nonton bareng yang bertujuan mencari keuntungan atau melibatkan transaksi ekonomi.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....