Seluruh SPBU Belitung Terapkan Sistem Ganjil-Genap untuk Pengisian Pertalite
- 21 Sep 2026 13:35 WIB
- Sungailiat
RRI.CO.ID, Belitung - Seluruh SPBU di Kabupaten Belitung mulai Senin, 21 September 2026, menerapkan sistem ganjil-genap untuk pengisian BBM jenis Pertalite. Kebijakan ini dilakukan untuk mengurai antrean panjang yang terjadi di sejumlah SPBU.
Dalam penerapannya, kendaraan roda dua dapat mengisi Pertalite pada tanggal ganjil, sedangkan kendaraan roda empat pada tanggal genap.
Bupati Belitung, Djoni Alamsyah Hidayat mengatakan sistem tersebut diharapkan memberikan jeda waktu pengisian bagi masyarakat sehingga antrean dapat berkurang.
"Kalau ngisi mobil hari ini, tidak mungkin besok ngisi lagi. Tidak mungkin habis. Jadi masih ada jeda," kata Djoni.
Djoni menyebut, pemerintah daerah juga menyiapkan Pertamax sebagai alternatif bagi masyarakat yang tidak mendapatkan jadwal pengisian Pertalite.
"Kita coba dulu dengan ini. Mudah-mudahan tren antre BBM itu bisa berkurang," ujarnya.
Lebih jauh, Bupati Belitung juga akan menyurati BPH Migas untuk meminta pengkajian kembali kuota Pertalite, seiring meningkatnya jumlah kendaraan, aktivitas ekonomi dan kunjungan wisatawan di Belitung.
Sementara itu, Sales Branch Manager PT Pertamina Patra Niaga Wilayah Belitung, Rafli Alhaq mengatakan Pertamina mendukung penerapan sistem ganjil-genap tersebut dan akan melakukan evaluasi terhadap pelaksanaannya di lapangan.
"Harapannya memang antrean dapat terurai dengan tidak adanya pengisian berulang setiap harinya," kata Rafli.
Rafli mengatakan Pertamina juga telah melakukan pengawasan terhadap SPBU, termasuk memberikan sanksi administratif, peringatan hingga penutupan bagi penyalur yang terbukti melakukan pelanggaran.
"Kami sudah melakukan beberapa upaya, seperti dengan melakukan pengawasan dengan memberikan sanksi baik berupa administrasi, peringatan, maupun penutupan kepada SPBU," ujarnya.
Pertamina juga telah memblokir nomor polisi kendaraan yang terbukti melakukan ketidaksesuaian dalam pengisian BBM.
| Baca juga: Lima Kepala OPD di Pemrprov Babel Dilantik |
Terkait penambahan kuota Pertalite, Rafli mengatakan hal tersebut bukan kewenangan Pertamina. Usulan penambahan kuota akan dikoordinasikan dengan pemerintah daerah untuk disampaikan kepada Pemerintah Pusat.
"Untuk penambahan kuota, dari Pertamina tentunya tidak dalam wewenang untuk menambah kuota," katanya.
Rafli menambahkan, penyaluran harian Pertalite di Belitung telah ditingkatkan sebesar 10 persen. Sementara penyaluran Pertamax meningkat hampir 80 persen.
Terpisah, warga Tanjungpandan, Leni, menilai aturan ganjil-genap sebaiknya tidak langsung diterapkan secara permanen. Menurutnya, Pemkab Belitung perlu mengevaluasi dampak positif dan negatif kebijakan tersebut.
"Karena hari pertama ini antrean kendaraan roda dua semakin mengular. Apakah masyarakat panik atau ada faktor lain, pemerintah harus benar-benar menelusurinya," ujar Leni.
Ia berharap evaluasi dilakukan sebelum kebijakan tersebut dipermanenkan.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....