Kapolres Bangka: Belum Ada Temuan Pelaku Pembakaran Lahan Secara Sengaja
- 29 Agt 2026 14:32 WIB
- Sungailiat
RRI.CO.ID, Sungailiat - Kepolisian Resor (Polres) Bangka hingga saat ini belum menemukan adanya pelaku yang diduga sengaja melakukan pembakaran hutan dan lahan (karhutla) di wilayah hukumnya.
Kapolres Bangka AKBP Indra Feri Dalimunthe mengatakan, pihaknya belum memiliki bukti yang cukup untuk menyimpulkan adanya aksi pembakaran lahan yang dilakukan secara sengaja.
“Di Polres Bangka sejauh ini belum ada temuan pelaku pembakaran lahan secara sengaja. Kita belum ada bukti,” ujar Indra, Jumat 28 Agustus 2026.
Meski demikian, Polres Bangka tetap meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi terjadinya karhutla. Upaya pencegahan dilakukan dengan memperkuat koordinasi bersama berbagai pihak, termasuk TNI, Forkopimda, stakeholder terkait, serta relawan.
Polres Bangka juga telah menyiapkan pos karhutla yang berada di depan Mapolres Bangka. Pos tersebut difungsikan sebagai titik sentral untuk koordinasi apabila terjadi kebakaran hutan dan lahan.
“Kita berbagi zona, ke depannya adalah polsek dengan zonanya. Tiga puluh orang kita tambah untuk tambahan awal. Pos itu untuk titik sentral koordinasinya,” jelasnya.
Untuk wilayah Lintas Timur, pengawasan akan dilakukan oleh Polsek Merawang. Pembagian wilayah tersebut diharapkan dapat mempercepat respons petugas ketika ditemukan titik api maupun potensi kebakaran lahan.
Kapolres Bangka menegaskan, langkah antisipasi terus dilakukan meskipun hingga kini belum ditemukan bukti adanya pembakaran lahan secara sengaja.
Polres Bangka juga mengajak masyarakat untuk berperan aktif dalam mencegah karhutla dengan tidak melakukan pembakaran lahan serta segera melaporkan apabila menemukan titik api atau aktivitas yang berpotensi memicu kebakaran.
Plt. Kabid Damkar Rudi Ardiansyah mengaku, kejadian kebakaran hutan dan lahan yang terjadi di Kabupaten Bangka penyebabnya sengaja dilakukan oknum tidak bertanggungjawab.
“Kalau berdasarkan alam itu, kita gak ada,” katanya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....