"Debit Air Mulai Berkurang" BMKG: Potensi Hujan di Babel Masih Sangat Rendah

  • 15 Agt 2026 17:04 WIB
  •  Sungailiat

RRI.co.id, Sungailiat – "Kondisi minimnya hujan mulai dirasakan masyarakat, salah satunya melalui berkurangnya debit air di wilayah tempat tinggalnya."

Hal itu disampaikan Dian, pendengar RRI dari Sungailiat, menanggapi kondisi cuaca terkini di Kepulauan Bangka Belitung.

Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika BMKG Pangkalpinang membenarkan kondisi tersebut. Prakirawan BMKG, Bimo Satrio, mengatakan potensi hujan di wilayah Babel masih sangat rendah dalam beberapa waktu ke depan.

"Potensi pertumbuhan awan dan hujan memang sangat rendah. Kalau terjadi hujan, biasanya dipengaruhi faktor lokal dengan intensitas ringan dan durasi singkat," kata Bimo dalam program Opini Publik Pro 1 RRI Sungailiat, Sabtu 15 Agustus 2026.

Menurut Bimo, kondisi itu dipengaruhi periode musim timuran dan masih kuatnya Monsun Australia yang menyebabkan udara lebih kering dan curah hujan menurun.

Potensi curah hujan rendah terjadi hampir merata di Babel. BMKG juga meningkatkan status risiko kekeringan meteorologis. Bangka Tengah dan Bangka Selatan saat ini berada dalam kategori siaga. Sementara Bangka Barat, Belitung, dan Belitung Timur berstatus waspada.

BMKG memprakirakan puncak musim kemarau di Babel terjadi pada September. Kondisi baru diperkirakan membaik pada Oktober-November seiring meningkatnya pertumbuhan awan.

"Kita masih menunggu informasi resmi dari Stasiun Klimatologi terkait perkembangan musim hujan di Bangka Belitung," ujar Bimo.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....