Penanganan Karhutla Tetap Otimal di tengah Efisiensi Anggaran
- 11 Agt 2026 17:35 WIB
- Sungailiat
RRI.CO.ID, Sungailiat – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bangka mengoptimalkan penanganan kejadian bencana di tengah efisiensi anggaran di tahun 2026. Salah satunya dalam penanganan kejadian kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) yang terus meningkat dalam beberapa bulan terakhir.
Plt Kepala Bidang (Kabid) Damkar Satpol PP Bangka, Rudi mengakui, pihaknya mengalami kekurangan anggaran untuk sarana prasarana yang ada, namun tetap mengoptimalkan penanganan kejadian bencana.
“Kita memang kekurangan di situ ya, tetapi kita tetap berkomitmen dalam penanganan dengan sarana prasarana yang ada,” kata Rudi seizin Plt Kepala Satpol PP Bangka kepada RRI, Selasa 11 Agustus 2026.
Ia menjelaskan, sarana prasarana yang ada dengan 4 armada mobil pemadam kebakaran, namun hanya dua yang bisa beroperasi dengan baik saat ini.
“Satu kendaraan menengah, dan satu kapasitas kecil siap beoperasi, sedangan dua lagi sedang dalam perbaikan atau di bengkel,” ucapnya.
Menurutnya, kejadian kebakaran terus meningkat seiring kemarau yang terjadi sejak Juni kemarin, laporan kebakaran yang masuk mencapai 5-10 kejadian per harinya.
“Terhitung hingga Agustus ini, sudah sekitar 300 hektar hutan dan lahan terbakar dengan 200 titik api yang tersebar di berbagai wilayah kabupaten bangka,” ucapnya.
Untuk sumber air baku, masih memanfaatkan sumur yang berada di belakang kantor PUPR Bangka, walaupun mengalami penyusutan, tetapi masih bisa dimanfaatkan untuk penanggulangan kebakaran setiap harinya.
Warga Sungailiat, Mardi menyampaikan, kejadian kebakaran tak mesti bertumpu pada petugas Damkar yang ada, tetapi juga melibatkan berbagai lintas sektor hingga masyarakat sekitar.
“Kalau gak salah Damkar juga memiliki Relawan Kebakaran (Redkar), yang berfungsi sebagai antisipasi dini kebakaran sebelum petugas datang,” ucapnya.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....