Kemiskinan Babel Turun Jadi 4,75 Persen

  • 05 Agt 2026 20:59 WIB
  •  Sungailiat

RRI.CO.ID, Pangkalpinang- Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat tingkat kemiskinan di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung turun menjadi 4,75 persen pada Maret 2026. Angka itu menjadikan Babel provinsi dengan kemiskinan terendah kelima di Indonesia.

Kepala BPS Babel Sugeng Arianto mengatakan, jumlah penduduk miskin berkurang 40 orang menjadi 74,61 ribu orang dibanding September 2025.

"Kemiskinan menurun, tapi biaya minimum untuk memenuhi kebutuhan dasar masyarakat terus mengalami peningkatan," ujar Sugeng dalam rilis di Pangkalpinang, Kamis 5 Agustus 2026.

Tantangannya, Garis Kemiskinan Babel justru tertinggi kedua di Indonesia, yakni Rp1.012.331 per kapita per bulan. Angka itu jauh di atas rata-rata nasional Rp669.235. Komoditas makanan menyumbang 73 persen dari garis kemiskinan tersebut.

Selain itu, kemiskinan di perdesaan masih naik 0,04 poin, sementara di perkotaan turun. BPS juga mencatat 50 persen pekerja di Babel masih bekerja di sektor informal dan berpendidikan SMP ke bawah.

Di sisi lain, Babel tetap menjadi provinsi dengan ketimpangan terendah di Indonesia. Gini Ratio tercatat 0,214 dan stabil selama setahun terakhir.

Kepala Bakuda Babel Yunan Helmi menyebut, pertumbuhan ekonomi harus diiringi penciptaan lapangan kerja yang layak.

"Pertumbuhan ekonomi yang berkualitas harus mampu memperluas kesempatan kerja dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara merata. Pemprov Babel terus berkomitmen mendorong pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan," ujarnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....