8 Kali Karhutla Terjadi di Pangkalpinang Sepanjang Juli 2026
- 29 Jul 2026 17:10 WIB
- Sungailiat
RRI.CO.ID, Pangkalpinang - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Pangkalpinang mencatat delapan kejadian kebakaran hutan dan lahan (karhutla) selama Juli 2026. Jumlah itu meningkat sejak memasuki musim kemarau awal bulan ini.
Kepala BPBD Pangkalpinang, Dedi Revandi, mengatakan kebakaran terjadi di sejumlah wilayah. Titik rawan berada di Kecamatan Bukit Intan, terutama kawasan Taman Bunga dan Pasir Padi, serta wilayah Gerunggang dan Kelurahan Tuatunu.
"Sejak bulan Juli 2026 ini, kita sudah menangani sekitar delapan kejadian kebakaran di sejumlah lokasi di Kota Pangkalpinang," kata Dedi kepada RRI, Rabu, 29 Juli 2026.
Menurutnya, kebakaran umumnya terjadi pada lokasi lahan kosong yang dipenuhi semak belukar dan pepohonan kering sehingga mudah terbakar.
“Kita mengimbau masyarakat agar tidak membuka lahan dengan cara membakar maupun membuang puntung rokok sembarangan,” ucapnya.
Ia menjelaskan, penanganan kebakaran tidak hanya dilakukan pihaknya, tetapi juga melibatkan Pemadam Kebakaran (Damkar) Kota Pangkalpinang, mengingat keterbatasan personel maupun sarana dan prasarana yang dimiliki masing-masing instansi.
| Baca juga: BPBD Babel Ingatkan Warga Waspada Karhutla |
“Sinergi dilakukan agar proses pemadaman dapat dilakukan lebih cepat, terutama ketika kebakaran terjadi di beberapa lokasi dalam waktu yang hampir bersamaan,” ucapnya.
Warga Pangkalpinang, Dwi mengaku khawatir prediksi musim kemarau tahun ini, karena berpotensi akan panjang dan kering.
“Kalau kemaraunya panjang, potensi kekeringan sangat mungkin terjadi, serta ancaman kebakaran juga berisiko tinggi,” ujarnya.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....