Kemarau dan Kekeringan di Babel Diprakirakan Berlangsung hingga Oktober
- 30 Sep 2026 16:34 WIB
- Sungailiat
RRI.CO.ID, Pangkalpinang– Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel) memyebutkan Wilayah Bangka Belitung diprakirakan masih mengalami kondisi kering yang dipengaruhi fenomena El Nino hingga satu bulan ke depan.
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Harian BPBD Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Agus Afandi, menjelaskan, periode musim kemarau diperkirakan berlangsung hingga menjelang akhir tahun, dengan dampak kekeringan yang masih akan terasa signifikan sepanjang bulan Oktober.
"Kondisi kemarau ini kemungkinan akan berlangsung sampai periode berjalan menuju akhir tahun. Beberapa wilayah di daerah kita memang masih mengalami pengaruh El Nino. Jadi kekeringan ini diprediksi masih akan terjadi setidaknya hingga satu bulan ke depan atau selama bulan Oktober," ujar Agus, Rabu 30 September 2026.
Ia menambahkan, meskipun di beberapa lokasi mulai turun hujan, curah hujan tersebut masih belum merata di seluruh wilayah Bangka Belitung.
Terkait peralihan musim, Agus menyebutkan bahwa awal musim hujan diperkirakan baru akan dimulai secara bertahap pada bulan November mendatang. Namun, ia menekankan bahwa masuknya awal musim hujan bukan berarti langsung ditandai dengan hujan lebat secara terus-menerus.
"Mulai musim hujan nanti bentuknya masih spot-spot atau berangsur-angsur di beberapa wilayah, belum mengguyur seluruh daerah secara bersamaan," katanya.
Prakirawan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) BMKG Pangkalpinang, Slamet Supriyadi, memprakirakan wilayah Bangka Belitung akan mulai memasuki periode transisi ke musim hujan secara bertahap pada bulan November.
"Untuk prakiraan musim hujan di wilayah Bangka Belitung, secara bertahap akan memasuki awal musim hujan yang dimulai dari dasarian I hingga dasarian III di bulan November," kata Slamet.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....