Kapolresta Pangkalpinang Tinjau Lokasi Terdampak Cuaca Buruk
- 25 Apr 2026 18:34 WIB
- Sungailiat
RRI.CO.ID, Pangkalpinang - Kapolresta Pangkalpinang, Kombes Pol Max Mariners turun langsung ke lapangan meninjau sejumlah lokasi terdampak cuaca buruk, Sabtu 25 April 2026.
Dalam kegiatan tersebut, bantuan sosial disalurkan kepada warga yang menjadi korban, mulai dari rumah rusak hingga korban pohon tumbang.
Peninjauan dilakukan di beberapa titik di wilayah hukum Polresta Pangkalpinang. Salah satunya di Temberan, rumah milik warga atas nama Istiyar yang mengalami kerusakan akibat cuaca ekstrem. Selain itu, bantuan juga diberikan kepada mahasiswa Universitas Bangka Belitung yang menjadi korban pohon tumbang di kawasan BBG.
Tak hanya itu, sebanyak 12 rumah warga di RW 002 turut terdampak dan mendapatkan bantuan melalui pihak kelurahan setempat.
Kapolresta Pangkalpinang Kombes Pol Max Mariners mengatakan, pihaknya bergerak cepat melakukan peninjauan sekaligus menyalurkan bantuan kepada warga terdampak.
“Kami hadir langsung untuk memastikan kondisi masyarakat yang terdampak cuaca buruk. Bantuan ini diharapkan bisa meringankan beban warga, dan kami juga mengimbau masyarakat tetap waspada terhadap potensi cuaca ekstrem,” ujar Kombes Pol Max Mariners.
Kapolresta menyebutkan jajarannya akan terus melakukan pemantauan di lapangan guna mengantisipasi kejadian serupa.
“Kami bersama jajaran akan terus siaga dan berkoordinasi dengan pihak terkait agar penanganan dampak cuaca buruk bisa dilakukan dengan cepat dan tepat,” ucapnya.
Sebelumnya, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Pangkalpinang juga mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap perubahan cuaca yang terjadi belakangan ini.
Diketahui, kondisi cuaca di Pangkalpinang saat ini cenderung tidak menentu, di mana panas terik dapat tiba-tiba berubah menjadi hujan dalam waktu singkat. Hal ini dinilai berpotensi menimbulkan berbagai risiko bagi masyarakat.
Kepala Bidang Pencegahan, Kesiapsiagaan, dan Kedaruratan BPBD Kota Pangkalpinang, Nur Ikhsan, mengatakan bahwa masyarakat perlu lebih siap menghadapi kondisi tersebut.
“Iya, kami mengimbau kepada masyarakat untuk tetap waspada dan mengantisipasi perubahan cuaca ini. Karena mungkin selama kurang lebih satu bulan cuaca panas, masyarakat jadi tidak menyiapkan perlengkapan seperti jas hujan dan lainnya,” katanya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....