Peringatan Hari Kartini 2026, Perempuan Babel Kian Berani Suarakan Peran
- 21 Apr 2026 11:37 WIB
- Sungailiat
RRI.CO.ID, Belitung - Peringatan Hari Kartini yang jatuh pada 21 April 2026 kembali menjadi momentum refleksi atas perjuangan Raden Ajeng Kartini dalam membuka jalan bagi perempuan Indonesia untuk memperoleh hak yang setara, terutama dalam bidang pendidikan dan kesempatan berperan di ruang publik.
Ketua Komisi Nasional Perlindungan Anak (Komnas PA) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Imelda Handayani, mengatakan tema peringatan Hari Kartini tahun ini berfokus pada pemberdayaan, kesetaraan, serta peran perempuan dalam kepemimpinan.
Menurutnya, semangat Kartini yang dulu memperjuangkan emansipasi wanita melalui pendidikan dan kebebasan berpikir, kini semakin terlihat dalam kehidupan perempuan Indonesia di era modern.
"Peringatan Hari Kartini tahun 2026 menekankan pentingnya perjuangan RA Kartini dalam mewujudkan emansipasi wanita melalui pendidikan, kesetaraan gender, dan kebebasan," ujar Imelda kepasa RRI, Selasa (21/4/2026).
| Baca juga: BNNK Bangka Siapkan Peringatan HANI 2026 |
Ia menilai, capaian perempuan saat ini dapat terlihat dari peningkatan akses pendidikan yang terus berkembang. Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) tahun 2024, tingkat partisipasi pendidikan perempuan bahkan menunjukkan angka lebih tinggi dibandingkan laki-laki.
Imelda memaparkan, Tingkat Partisipasi Sekolah usia 7 hingga 23 tahun untuk perempuan mencapai 75,76 persen, lebih tinggi dibandingkan laki-laki pada kelompok usia yang sama.
Capaian tersebut, menurutnya, menjadi gambaran bahwa kesadaran masyarakat terhadap pentingnya pendidikan bagi perempuan semakin meningkat, sekaligus menjadi bukti bahwa perempuan kini lebih aktif mempersiapkan diri untuk masa depan yang lebih mandiri dan berdaya saing.
Di Bangka Belitung sendiri, Imelda melihat geliat pemberdayaan perempuan mulai semakin nyata. Ia menilai, melalui berbagai komunitas perempuan yang tumbuh dan berkembang, perempuan Belitung kini semakin berani menyuarakan hak, gagasan, serta peran sosialnya secara terbuka.
"Di Babel saya melihat dari berbagai komunitas perempuan, perempuan sudah mulai berani menyuarakan hak dan perannya secara lantang," katanya.
Ia menegaskan, perempuan memegang peran strategis dalam pembangunan daerah maupun nasional. Peran tersebut tidak hanya terbatas pada ruang domestik, namun juga mencakup sektor pendidikan, ekonomi, hingga kepemimpinan.
Dalam pembangunan sumber daya manusia dan keluarga, perempuan disebut menjadi pilar utama dalam membentuk karakter generasi masa depan. Imelda menyebut, seorang ibu sering kali menjadi “sekolah pertama” bagi anak-anaknya, karena dari tangan perempuanlah nilai, etika, dan fondasi kehidupan ditanamkan sejak dini.
Selain itu, peran perempuan dalam perekonomian juga dinilai semakin kuat. Perempuan tidak hanya berkontribusi dalam sektor rumah tangga, tetapi juga terlibat aktif dalam produksi pangan, menjadi pengrajin, pekerja industri, hingga wirausahawan yang mampu menggerakkan ekonomi keluarga sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.
Tak kalah penting, Imelda juga menyoroti kontribusi perempuan dalam pembangunan politik dan hukum. Menurutnya, semakin banyak perempuan yang hadir dalam ruang pengambilan keputusan di pemerintahan maupun lembaga publik akan menghasilkan kebijakan yang lebih adil dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat.
"Semakin banyak perempuan dalam posisi pengambilan keputusan akan memastikan kebijakan yang lebih responsif gender," ujarnya.
Imelda menegaskan, pemberdayaan perempuan melalui pendidikan serta kesempatan yang setara menjadi kunci penting dalam memaksimalkan kontribusi perempuan bagi kemajuan bangsa.
Ia berharap, semangat Kartini tidak hanya diperingati dalam seremoni tahunan, namun benar-benar diwujudkan dalam tindakan nyata melalui dukungan terhadap perempuan untuk terus berkembang, berdaya, serta memperoleh ruang yang sama dalam pembangunan.
Dengan begitu, Hari Kartini bukan sekadar peringatan sejarah, tetapi menjadi pengingat bahwa perjuangan perempuan untuk kesetaraan masih terus berjalan, dan kini semakin menunjukkan hasil yang nyata di tengah masyarakat.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....