DP3AKB Pangkalpinang Siap Mendampingi Korban KDRT
- 05 Jun 2026 10:39 WIB
- Sungailiat
RRI.CO.ID, Pangkalpinag - Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, dan Keluarga Berencana Kota Pangkalpinang memberikan pendampingan kepada warga yang menjadi korban kekerasan dalam rumah tangga, termasuk mendampingi proses hukum.
Kepala DP3AKB Kota Pangkalpinang, Erwandy, mengatakan pihaknya siap menerima laporan dari korban KDRT dan memberikan pendampingan secara menyeluruh, mulai dari konsultasi hingga pelaporan kepada aparat penegak hukum.
"Kalau ada yang melapor, kami siap. Untuk kasus KDRT silakan lapor kepada kami, nanti akan kami lakukan pendampingan dan juga kami antar serta dampingi ke aparat penegak hukum untuk proses lebih lanjut," ujar Erwandy, Kamis 4 Juni 2026.
Menurutnya, DP3AKB terus menjalankan berbagai program edukasi dan sosialisasi kepada masyarakat sebagai upaya menekan angka kekerasan terhadap perempuan di Kota Pangkalpinang.
Ia menegaskan, meskipun angka kasus yang tercatat relatif menurun, hal tersebut tidak membuat pemerintah mengurangi perhatian terhadap upaya pencegahan maupun penanganan kasus kekerasan terhadap perempuan.
"Kecil bukan berarti tidak ada penanganan. Kami melakukan berbagai program pendekatan kepada organisasi-organisasi perempuan, memberikan edukasi dan sosialisasi agar kekerasan terhadap perempuan bisa terus ditekan dan semakin rendah setiap tahunnya," katanya.
Berdasarkan data DP3AKB Kota Pangkalpinang, jumlah kasus KDRT yang tercatat pada tahun 2024 sebanyak 78 kasus. Angka tersebut menurun menjadi 59 kasus pada tahun 2025. Sementara hingga Juni 2026, jumlah kasus yang tercatat sebanyak 32 kasus.
Sementara itu, Aulia, salah seorang warga masyarakat, menyambut baik layanan pendampingan yang diberikan oleh DP3AKB. Menurutnya, keberadaan pendampingan tersebut dapat memberikan rasa aman bagi korban sehingga tidak takut untuk melaporkan kasus yang dialami.
"Dengan adanya pendampingan seperti ini, masyarakat yang menjadi korban bisa lebih berani melapor dan mendapatkan perlindungan serta bantuan yang dibutuhkan," katanya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....