Harga Daging Sapi di Tanjungpandan Mulai Naik
- 09 Mar 2026 13:26 WIB
- Sungailiat
RRI.CO.ID, Belitung – Harga daging sapi di Pasar Induk Tanjungpandan, Kabupaten Belitung mulai mengalami kenaikan menjelang Hari Raya Idulfitri. Saat ini harga daging sapi tercatat naik sekitar Rp10.000 dari harga biasanya.
Salah satu pedagang daging di pasar tersebut, Muhammad Reza mengatakan, untuk daging sapi lokal saat ini dijual dengan harga Rp160.000 per kilogram. Sementara daging yang sebelumnya disimpan dalam kondisi beku dijual Rp150.000 per kilogram.

"Kalau daging sapi lokal sekarang Rp160.000 per kilogram. Kalau yang sudah pernah di-es itu Rp150.000," kata Reza saat ditemui di Pasar Induk Tanjungpandan, Senin 9 Maret 2026.
Ia menambahkan, untuk daging sop atau bagian tertentu dijual dengan harga yang lebih bervariasi, yakni antara Rp120.000 hingga Rp140.000 per kilogram, tergantung isiannya.
Menurutnya, kenaikan harga daging sapi biasanya mulai terjadi sekitar satu minggu sebelum Lebaran. Pada periode tersebut harga bisa kembali naik hingga mencapai sekitar Rp170.000 per kilogram.
"Biasanya seminggu sebelum Lebaran naik lagi sekitar Rp10.000. Jadi bisa sampai Rp170.000 per kilogram," ujarnya.
Reza juga menyebut, aktivitas pembelian daging sapi di pasar sudah mulai meningkat sekitar sepuluh hari menjelang Lebaran. Namun puncak pembelian biasanya terjadi pada H-3 hingga H-1 Idulfitri.

"Kalau sekarang pembeli sudah mulai meningkat dari minggu-minggu ini. Biasanya yang paling ramai itu H-3 sampai H-1 Lebaran," ucapnya.
Sementara itu, salah satu pembeli, Robiah mengaku memilih membeli daging lebih awal untuk menghindari keramaian sekaligus mengantisipasi kenaikan harga mendekati hari raya.
Ia mengatakan, harga daging saat ini masih tergolong normal dibandingkan saat mendekati Lebaran yang biasanya mengalami kenaikan.
"Nanti kalau sudah dekat hari H biasanya ramai dan harganya juga naik. Sekarang kan masih Rp160.000, jadi saya beli dulu untuk disimpan," kata Robiah.
Daging yang dibelinya tersebut rencananya akan diolah menjadi rendang untuk hidangan Lebaran. Ia mengaku tahun ini membeli daging lebih banyak karena anak-anaknya yang merantau akan pulang kampung.
"Kebetulan tahun ini anak-anak yang di Bangka dan Jakarta mudik semua. Jadi belinya agak lebih untuk persiapan kumpul keluarga," ujarnya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....